NEWS
Salin Artikel

Ibu Angkat yang Sekap dan Siksa Tiga Anaknya Divonis 18 Bulan Penjara

Sidang putusan kasus perlakuan salah dan penelantaran tiga anak di bawah umur ini digelar di PN Makassar, Senin (11/3/2019) sore.

Dalam amar putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Rika Mona Pandegirot, Memei dinyatakan bersalah karena perlakuannya dan melanggar Pasal 77 B juncto pasal 76 B UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

"Menyatakan terdakwa Meilania Ritali Dasilva alias Memei bersalah dalam perkara perlakuan salah dan penerlantaran anak. Menjatuhi terhadap terdakwa denda biaya senilai Rp 50 juta dengan ketentuan bila denda tersebut tidak dibayar maka akan digantikan hukuman dua bulan kurungan penjara,” kata Rika dalam persidangan, Senin.

Usai vonis dibacakan, Memei yang tidak didampingi pengacaranya masih pikir-pikir terkait pengajuan banding.

Putusan ini lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut Memei hukuman dua tahun penjara.

Sementara itu, JPU menyatakan akan mengajukan banding atas vonis 18 bulan penjara yang diberikan hakim kepada Memei. Kepastian ini diungkapkan oleh salah satu JPU, Rustiani Muin.

"Saya akan mengajukan banding yang mulia," kata Rustiani.

Kasus penyiksaan dan penyekapan yang dilakukan Meiliana Ritali Dasilva alias Memei terungkap setelah ketiga anak angkatnya, AW (11), F (7) dan DI (3) berhasil melarikan diri dan keluar dari tempat penyekapan di ruko yang dimiliki Memei di Jalan Mirah Seruni, Kecamatan Panakukang, Makassar pada September 2018 lalu.

Warga sekitar yang melihat anak kecil berkeliaran di jalananan kemudian menyelamatkan mereka dan menyerahkan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemerintah Kota Makassar.

Dari pengakuan ketiga anak tersebut, mereka sering mendapat perlakuan kasar berupa penyiksaan hingga penyekapan di sebuah ruangan bersama binatang seperti anjing dan ular.

Kasus ini pun langsung diambil alih oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar.

https://regional.kompas.com/read/2019/03/11/21351601/ibu-angkat-yang-sekap-dan-siksa-tiga-anaknya-divonis-18-bulan-penjara

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.