Penyebab Anjloknya KRL di Bogor, Menurut Keterangan Para Saksi...

Kompas.com - 11/03/2019, 13:55 WIB
Foto udara kondisi KRL Commuter Line 1722 yang anjlok di pintu perlintasan Kebon Pedes, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019).ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A Foto udara kondisi KRL Commuter Line 1722 yang anjlok di pintu perlintasan Kebon Pedes, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Polda Jabar berhasil menghimpun keterangan sejumlah saksi terkait anjloknya Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Jakarta-Bogor di Kebon Pedes pada Mingu (10/3/2019) sekira pukul 10.15 WIB. 

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi penjaga pintu perintasan KA bernama Saefi, kereta api anjlok dari perlintasan disebabkan karena tersangkutnya kabel aliran atas dengan tiang pantograp yang berada di atas gerbong KRL.

Sementara saksi lainnya bernama Tatang melihat ketika kabel listrik atas tertarik tiang pantograp dan kereta bagian depan menabrak tiang listrik yang berada di pinggir perlintasan hingga terhenti dan tiga gerbong kereta bagian depan keluar dari perlintasan.

Saksi lainnya bernama Erwin Suryana. Dia mengatakan bahwa saat dirinya sedang membantu penyeberang jalan di pintu perlintasan, dia melihat KRL keluar lintasan. 


Baca juga: KNKT Bentuk Tim Investigasi untuk Selidiki Sebab KRL Anjlok di Bogor

"Sempat terlihat bahwa KRL keluar rel perlintasan setelah sambungan rel yang berada setelah pos penjagaan perlintasan, hingga akhirnya gerbong depan menabrak tiang listrik yang berada di sebelah kanan rel," ujarnya melalui keterangan tertulis, Minggu (10/2/2019) malam.

Seperti diberitakan sebelumnya, KRL jurusan Jakarta-Bogor anjlok di RT 02/03 Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tansa, Kota Bogor, pada Minggu pagi, sekira pukul 10.15 WIB.

Anjloknya kereta tersebut menyebabkan tiga gerbong KRL keluar dari lintasan dan lima gerbong lainnya masih berada pada lintasannya. Tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan tersebut. 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ibu Kota Baru Bukan di Hutan Bukit Soeharto

Ibu Kota Baru Bukan di Hutan Bukit Soeharto

Regional
RSKIA Kota Bandung Senilai Rp 750 Miliar Siap Beroperasi Tahun Depan

RSKIA Kota Bandung Senilai Rp 750 Miliar Siap Beroperasi Tahun Depan

Regional
Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Regional
Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Regional
Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Regional
Mahasiswa Minta KPK Tak 'Gantung' Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Mahasiswa Minta KPK Tak "Gantung" Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Regional
Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Regional
Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Regional
Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Regional
Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Regional
Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Regional
Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Regional
Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Regional
Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Regional
Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X