Jalur Pelintasan KA Kebon Pedes Belum Bisa Dilewati Kendaraan Setelah KRL Anjlok

Kompas.com - 11/03/2019, 13:39 WIB
Petugas Dishub Kota Bogor sedang mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi anjloknya KRL commuter line Jakarta-Bogor di perlintasan rel Kebon Pedes, Kota Bogor, Senin (11/3/2019).KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI Petugas Dishub Kota Bogor sedang mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi anjloknya KRL commuter line Jakarta-Bogor di perlintasan rel Kebon Pedes, Kota Bogor, Senin (11/3/2019).

BOGOR, KOMPAS.com — Jalur pelintasan kereta Kebon Pedes belum bisa dilewati kendaraan setelah KA commuter line 1722 rute Jakarta- Bogor anjlok.

Pantauan Kompas.com, sejumlah petugas dari Dinas Perhubungan dan kepolisian tampak mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengimbau warga agar menghindari jalur yang mengarah ke Kebon Pedes.

Baca juga: KRL Bogor-Cilebut Masih Gunakan Satu Jalur


Bima mengatakan, petugas PT KAI masih memperbaiki jaringan listrik dan rel yang terdampak anjloknya kereta tersebut.

"Jadi, mohon warga untuk menghindari kawasan RE Martadinata, terutama jalur di sekitar lokasi kejadian," ucap Bima, Senin (11/3/2019).

Sementara itu, Edi Kuswoyo dari Humas Daerah Daerah Operasi I Jakarta menuturkan, pihaknya berupaya agar perbaikan di pelintasan Kebon Pedes dapat rampung siang ini.

Edi menambahkan, ada sekitar 200 petugas PT KAI yang diterjunkan untuk memperbaiki aliran listrik dan rel.

Baca juga: KNKT Bentuk Tim Investigasi untuk Selidiki Sebab KRL Anjlok di Bogor

Menurut dia, saat ini pengoperasian jalur kereta hanya bisa dilakukan satu arah secara bergantian, baik yang menuju Jakarta maupun Bogor.

"Insya Allah, siang ini bisa beroperasi normal dua arah, Jakarta maupun ke arah Bogor. Normalnya tergantung kondisi, tidak bisa diprediksi cepat atau lambat, tergantung kondisi seperti cuaca juga," katanya. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X