Gunung Agung Kembali Meletus Dengan Durasi 3 Menit

Kompas.com - 09/03/2019, 09:14 WIB
Asap mengepul dari kawah Gunung Agung terlihat dari kawasan Besakih, Karangasem, Bali, Senin (2/7/2018).  ANTARA FOTO/FIKRI YUSUFAsap mengepul dari kawah Gunung Agung terlihat dari kawasan Besakih, Karangasem, Bali, Senin (2/7/2018).

DENPASAR, KOMPAS.com - Gunung Agung di Karangangasem Bali kembali meletus pada Sabtu (9/3/2019) pukul 00.47 WITA.

Berdasarkan catatan seismograf pos pengamatan di Desa Rendang, letusan Berdurasi kurang lebih 3 menit dengan amplitudo maksimal 21 mm.

"Letusan terekam seismograf, durasinya tidak terlalu panjang," Kata kepala pos pantau Gunung Agung Dewa Mertayasa saat dihubungi.

Menurutnya saat terjadi letusan tinggi kolom abu tidak teramati karena gunung ditutupi kabut.

Walau demikian Dewa meyakini ada sinar api saat letusan. "Kalau sinar api biasanya ada kalau meletus, tapi karena kabut jadinya tidak terlihat," ucap Dewa.

Baca juga: Gunung Agung Erupsi, Tinggi Kolom Abu Mencapai 700 Meter

Selain itu petugas juga belum menerima laporan adanya hujan abu di pemukiman warga sekitar Gunung Agung.

Saat ini Gunung Agung berada pada status level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Agung, pendaki, pengunjung maupun wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya, yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung.

Zona Perkiraan bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung terbaru.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X