158 Warga Maluku Tengah Terkena Diare karena Keracunan Makanan Pesta

Kompas.com - 25/02/2019, 15:34 WIB
Ratusan warga Desa Selamor, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah yang terserang diare dirawat secara darurat di Aula Kantor Desa Selamar, Minggu malam (24/2/2019) Foto dok Polsek Banda, Maluku TengahRatusan warga Desa Selamor, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah yang terserang diare dirawat secara darurat di Aula Kantor Desa Selamar, Minggu malam (24/2/2019)

AMBON, KOMPAS.com — Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Meikyal Ponto mengatakan, keracunan makanan diduga menjadi penyebab 158 warga di Desa Selamon, Kecamatan Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah, terserang penyakit diare.

“Jadi penyebabnya itu kemungkinan karena keracunan makanan,” kata Ponto saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (25/2/2019).

Baca juga: 158 Warga di Kepulauan Banda, Maluku Terserang Diare

Ponto mengatakan, dari laporan yang diterima, sebelum ratusan warga tersebut terkena diare, mereka sempat mengonsumsi hidangan dalam sebuah acara pesta di desa mereka. Setelah itu banyak dari warga terserang diare.

“Jadi sebelumnya ada acara pesta di desa. Saat ini kami sedang berusaha untuk mendapatkan sampel makanan yang dikonsumsi warga di sana,” ujarnya.

Ponto membantah diare di Desa Selamon disebabkan oleh wabah.

“Jadi tidak ada wabah diare di sana. Yang ada warga mengonsumsi makanan yang berbahaya," ujarnya.

Baca juga: Orangtua Murid Korban Diare Massal di Depok Tagih Janji Dinkes

Saat ini ratusan warga yang terkena diare telah dipulangkan ke rumah masing-masing. 

Camat Banda Kadir Sarlian mengatakan, dugaan kuat ratusan warga desa terserang diare karena mngonsumsi makanan dari acara pesta yang dihadiri warga.

”Itu karena mereka mengonsumsi hidangan di acara pesta. Dari situ mereka terkena diare,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, 158 warga Desa Selamon dirawat setelah terserang diare sejak Minggu malam. Dari ratusan warga yang terkena diare, 23 warga dirawat intensif lantaran kondisi mereka yang lemah.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta di Balik Video Viral Kakek Ditandu 6 Kilometer untuk Berobat

Fakta di Balik Video Viral Kakek Ditandu 6 Kilometer untuk Berobat

Regional
Kisah Nenek Miha di Bengkulu, Idap Penyakit Komplikasi hingga Tak Bisa Berobat karena Buruknya Akses Jalan

Kisah Nenek Miha di Bengkulu, Idap Penyakit Komplikasi hingga Tak Bisa Berobat karena Buruknya Akses Jalan

Regional
Berdiri Sejak 1980, Restoran Rindu Alam di Puncak Bogor Resmi Ditutup

Berdiri Sejak 1980, Restoran Rindu Alam di Puncak Bogor Resmi Ditutup

Regional
Pria Nekat Hadang Bus Salah Jalan di Gresik, Polisi Berikan Apresiasi

Pria Nekat Hadang Bus Salah Jalan di Gresik, Polisi Berikan Apresiasi

Regional
Sosok-sosok Heroik di Balik Tragedi Susur Sungai, Mbah Diro hingga Kodir Pertaruhkan Nyawa

Sosok-sosok Heroik di Balik Tragedi Susur Sungai, Mbah Diro hingga Kodir Pertaruhkan Nyawa

Regional
Dampak Banjir Jakarta, Kereta Terlambat Datang hingga 13 Jam di Madiun

Dampak Banjir Jakarta, Kereta Terlambat Datang hingga 13 Jam di Madiun

Regional
Kemunculan Ribuan Ulat Bulu yang Bikin Resah Warga di Kediri

Kemunculan Ribuan Ulat Bulu yang Bikin Resah Warga di Kediri

Regional
Gubernur Viktor: Harus Ada Terobosan yang Radikal untuk Bangun NTT

Gubernur Viktor: Harus Ada Terobosan yang Radikal untuk Bangun NTT

Regional
Masuk Daerah Rawan Politik Saat Pilkada 2020, Ini Langkah Bawaslu Makassar

Masuk Daerah Rawan Politik Saat Pilkada 2020, Ini Langkah Bawaslu Makassar

Regional
Ditemukan Dugaan Investasi Bodong di Papua Berkedok Modal Sapi Perah

Ditemukan Dugaan Investasi Bodong di Papua Berkedok Modal Sapi Perah

Regional
Isap Sabu untuk Potong Rambut Banyak Pelanggan, Tukang Cukur Masuk Bui

Isap Sabu untuk Potong Rambut Banyak Pelanggan, Tukang Cukur Masuk Bui

Regional
Jumlah Kunjungan Wisatawan Korea Selatan ke Bali Masih Normal

Jumlah Kunjungan Wisatawan Korea Selatan ke Bali Masih Normal

Regional
Kakak Kelas yang Menyodorkan Kotoran Manusia Dikeluarkan dari Sekolah

Kakak Kelas yang Menyodorkan Kotoran Manusia Dikeluarkan dari Sekolah

Regional
Viral Kisah Pilu 6 Bocah Yatim Piatu, Ayah dan Ibu Meninggal Hampir Bersamaan

Viral Kisah Pilu 6 Bocah Yatim Piatu, Ayah dan Ibu Meninggal Hampir Bersamaan

Regional
Berdiri di Lahan Pemkot Pangkal Pinang, Lapak Pedagang Sembako Dibongkar

Berdiri di Lahan Pemkot Pangkal Pinang, Lapak Pedagang Sembako Dibongkar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X