Tolak Perubahan Status Cagar Alam Kamojang dan Papandayan, Massa Segel Kantor BBKSDA

Kompas.com - 14/02/2019, 17:30 WIB
Seratusan aktivis lingkungan yang tergabung dalam Aliansi Cagar Alam Jawa Barat mendatangi kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jabar, Kamis (14/2/2019). KOMPAS.com/RENI SUSANTI Seratusan aktivis lingkungan yang tergabung dalam Aliansi Cagar Alam Jawa Barat mendatangi kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jabar, Kamis (14/2/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com – Seratusan aktivis lingkungan yang tergabung dalam Aliansi Cagar Alam Jawa Barat mendatangi kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam ( BBKSDA) Jabar, Kamis (14/2/2019).

Mereka berunjuk rasa menolak SK 25/MENLHK/SETJEN/PLA2/1/2018 tertanggal 10 Januari 2018.

SK yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup ini berisi tentang perubahan fungsi pokok kawasan hutan dari sebagian kawasan Cagar Alam Kawah Kamojang seluas 2.391 hektar dan Cagar Alam Gunung Papandayan seluas 1.991 hektar.


Unjuk rasa dimulai pukul 09.00 WIB. Massa melakukan long march ke BBKSDA dan berunjuk rasa di depan kantor tersebut yang berada di Gedebage, Bandung.

Sambil membawa berbagai poster bertuliskan “Cagar Alam Not For Sale” dan lainnya, mereka meminta penurunan status Cagar Alam Kamojang dan Papandayan dibatalkan.

“Kami akan terus berjuang agar status Cagar Alam Kamojang dan Papandayan dikembalikan,” ujar tim pengkampanye hutan Walhi Jabar, Dedi Kurniawan kepada Kompas.com di Bandung, Kamis.

Baca juga: BBKSDA Jabar Sebut 4 Alasan Perubahan Status Cagar Alam Kamojang dan Papandayan

Sekitar pukul 10.30 WIB, pengunjuk rasa meminta perwakilan BBKSDA berbicara dengan pengunjuk rasa. Awalnya pihak BBKSDA yang tidak menemui membuat pengunjuk rasa marah.

Apalagi setelah tersebar kabar salah satu pegawai BBKSDA mengatakan hal tak sepantasnya kepada pengunjuk rasa.

Pengunjuk rasa yang emosi meminta pegawai tersebut menemui mereka. Mereka pun melobi polisi agar bisa masuk, namun tidak diizinkan.

Tak berapa lama, setelah aksi teaterikal yang membawa karangan buka bertuliskan rest in peace, Kepala Bidang Konservasi BBKSDA Jabar, Himawan, menemui pengunjuk rasa.

Dalam dialog tersebut, pengunjuk rasa menyampaikan tujuh pertanyaan yang kemudian dijawab Himawan. Namun jawaban tersebut tidak memuaskan keingintahuan pengunjuk rasa.

Salah satunya mengenai status cagar alam yang dijawab kewenangannya ada di pusat dan pihaknya hanya menjalankan ketentuan pusat.

Setelah itu, massa pun menyegel kantor BBKSDA. Pengunjuk rasa memasang tulisan “Kantor Ini Kami SEGEL” di pintu gerbang BBKSDA.

Massa pun kemudian bergerak ke DPRD Jawa Barat untuk melakukan audiensi dengan anggota dewan. Kemudian mereka akan melanjutkan aksi di Gedung Sate.




Terkini Lainnya

Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas di Teras Rumah, Diduga Korban Perampokan

Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas di Teras Rumah, Diduga Korban Perampokan

Regional
Dianggap Banyak Kecurangan, Massa Usul tes Urine untuk Komisioner KPU dan Bawaslu

Dianggap Banyak Kecurangan, Massa Usul tes Urine untuk Komisioner KPU dan Bawaslu

Regional
Asyik Ngopi di Halaman Rumah, Seorang Warga Diserang Harimau

Asyik Ngopi di Halaman Rumah, Seorang Warga Diserang Harimau

Regional
Terkait Tewasnya Anggota TNI, Polres Jayapura Kota Tetapkan Tiga Tersangka

Terkait Tewasnya Anggota TNI, Polres Jayapura Kota Tetapkan Tiga Tersangka

Regional
Selama Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

Selama Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

Regional
Di Aceh, Kereta Perintis Jadi Wisata Transportasi untuk Anak

Di Aceh, Kereta Perintis Jadi Wisata Transportasi untuk Anak

Regional
22 Titik Jalur Mudik Rawan Macet di Jatim, 6 Titik Ada di Tol

22 Titik Jalur Mudik Rawan Macet di Jatim, 6 Titik Ada di Tol

Regional
Rumah Sakit Jiwa Bengkulu Benarkan Rawat Pasien Stres karena Pemilu

Rumah Sakit Jiwa Bengkulu Benarkan Rawat Pasien Stres karena Pemilu

Regional
7 Fakta Siswa Tak Lulus Karena Kritisi Kepsek, Ingin Kuliah Hukum hingga Berpelukan dengan Kepsek

7 Fakta Siswa Tak Lulus Karena Kritisi Kepsek, Ingin Kuliah Hukum hingga Berpelukan dengan Kepsek

Regional
Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Libatkan Siswa SMA

Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Libatkan Siswa SMA

Regional
Antraks di Gunungkidul Yogyakarta Belum Menular ke Manusia

Antraks di Gunungkidul Yogyakarta Belum Menular ke Manusia

Regional
Melaut untuk Belikan Baju Lebaran Anak Istri, Nelayan Ini Hilang Terseret Gelombang

Melaut untuk Belikan Baju Lebaran Anak Istri, Nelayan Ini Hilang Terseret Gelombang

Regional
Seragam Mirip TNI Diamankan dari Lokasi Perusakan Kantor Polsek di Sampang

Seragam Mirip TNI Diamankan dari Lokasi Perusakan Kantor Polsek di Sampang

Regional
 Sebarkan Ujaran Kebencian Kepada Kepala Negara, PNS di Aceh Ditangkap

Sebarkan Ujaran Kebencian Kepada Kepala Negara, PNS di Aceh Ditangkap

Regional
Sempat Meroket, Harga Cabai Rawit di Timika Kembali Turun

Sempat Meroket, Harga Cabai Rawit di Timika Kembali Turun

Regional

Close Ads X