Ngebut di Jalan, Seorang Mahasiswa di Maluku Tewas Masuk Jurang

Kompas.com - 12/02/2019, 17:17 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintasShutterstock Ilustrasi kecelakaan lalu lintas

AMBON,KOMPAS.com - Seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) di Maluku berinisial FKS (24) tewas dalam sebuah kecelakaan yang terjadi di turunan Jalan Desa Liliboy, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Selasa (12/2/2019).

Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon Ipda Julkisno Kaisupy mengatakan, kecelakaan itu terjadi saat korban berboncengan dengan teman perempuannya SM. FKS melaju dengan sepeda motor Honda Beat dari arah Desa Alang menuju Desa Hattu.

Namun, saat melintasi jalan yang menurun, sepeda motor yang dikendarai korban tidak terkendalaii dan masuk ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 7 meter.

“Korban langsung meninggal dunia, sedangkan boncengannya mengalami patah pada kaki kanan,” ujar Julkisno kepada wartawan di Polres Pulau Ambon.

Baca juga: Target Polri, 2035 Tidak Ada Kecelakaan Lalu Lintas

Julkisno mengatakan, dari keterangan sejumlah saksi, saat kejadian korban melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tidak mampu mengendalikan sepeda motornya saat melintas di lokasi kejadian.

Jenazah FKS telah dievakuasi, sementara SM masih dalam perawatan di Rumah Sakit. Bhayangkara Ambon di kawasan Tantui.

Baca juga: Polisi Tetapkan Sopir Bus Kramat Djati sebagai Tersangka Kecelakaan yang Menewaskan 2 Penumpang

“Saat ini korban meninggal dunia telah diambil oleh pihak keluarga dan telah dipulangkan ke kampung halamannya di Namrole,” katanya.


Terkini Lainnya

Fakta Spanduk Pendukung Jokowi-Amin Sambut Sandiaga, 'Saya Nggak Apa-apa' hingga Muncul di Rute Kunjungan di Banyuwangi

Fakta Spanduk Pendukung Jokowi-Amin Sambut Sandiaga, "Saya Nggak Apa-apa" hingga Muncul di Rute Kunjungan di Banyuwangi

Regional
Otoritas Italia Denda Ryanair dan Wizzair atas Kebijakan Bagasi Kabin

Otoritas Italia Denda Ryanair dan Wizzair atas Kebijakan Bagasi Kabin

Internasional
Harapan Joko Driyono kepada Pengurus PSSI yang Baru..

Harapan Joko Driyono kepada Pengurus PSSI yang Baru..

Megapolitan
KPU Gunungkidul Ajukan Tambahan Kotak Suara

KPU Gunungkidul Ajukan Tambahan Kotak Suara

Regional
Pria yang Aniaya Mantan Istri Rekam Dirinya Ancam Anak dengan Senjata

Pria yang Aniaya Mantan Istri Rekam Dirinya Ancam Anak dengan Senjata

Megapolitan
Setelah Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono Akan Beraktivitas Seperti Biasa

Setelah Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono Akan Beraktivitas Seperti Biasa

Megapolitan
Pelaku Pembunuh Ibu Hamil dengan Luka di Perut adalah Suaminya Sendiri

Pelaku Pembunuh Ibu Hamil dengan Luka di Perut adalah Suaminya Sendiri

Regional
Dedi Mulyadi: Elektabilitas 11,3 Persen Menunjukan Golkar Keluar dari Zona Menyedihkan

Dedi Mulyadi: Elektabilitas 11,3 Persen Menunjukan Golkar Keluar dari Zona Menyedihkan

Regional
Pemerintahan Trump Akan Sisakan 200 Tentara AS di Suriah

Pemerintahan Trump Akan Sisakan 200 Tentara AS di Suriah

Internasional
Joko Driyono: Saya Menunggu Detik-detik Terakhir..

Joko Driyono: Saya Menunggu Detik-detik Terakhir..

Megapolitan
Kebakaran di Rumah Bertingkat Daerah Teluk Gong, Dua Orang Tewas

Kebakaran di Rumah Bertingkat Daerah Teluk Gong, Dua Orang Tewas

Megapolitan
Seputar Pemeriksaan Bawaslu terhadap Caleg yang Senam di Atas Sajadah

Seputar Pemeriksaan Bawaslu terhadap Caleg yang Senam di Atas Sajadah

Megapolitan
Aksi Sekelompok Pria Mesum di Karawang Bikin Banyak Siswi Trauma

Aksi Sekelompok Pria Mesum di Karawang Bikin Banyak Siswi Trauma

Regional
Dirjen Dukcapil Sebut Sudah Merekam E-KTP ke Semua Penghuni Lapas dan Rutan

Dirjen Dukcapil Sebut Sudah Merekam E-KTP ke Semua Penghuni Lapas dan Rutan

Nasional
Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono: Cukup Melelahkan, Cukup Panjang..

Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono: Cukup Melelahkan, Cukup Panjang..

Megapolitan

Close Ads X