Truk Rekannya Ditahan, Para Sopir Parkirkan 200 Truk di Depan Kantor Pemda Banyuwangi

Kompas.com - 04/02/2019, 17:52 WIB
Asosiasi Armada Material Banyuwangi, menggelar aksi solidaritas  untuk membebaskan truk milik Hariyanto, rekannya yang ditahan karena memuat material pasir dari tambang pasir ilegal Senin (4/2/2019) KOMPAS.com/IRA RACHMAWATIAsosiasi Armada Material Banyuwangi, menggelar aksi solidaritas untuk membebaskan truk milik Hariyanto, rekannya yang ditahan karena memuat material pasir dari tambang pasir ilegal Senin (4/2/2019)

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Sekitar 200-an sopir truk yang tergabung dalam Asosiasi Armada Material Banyuwangi menggelar aksi solidaritas untuk membebaskan truk milik Hariyanto, rekannya yang ditahan karena memuat material pasir dari tambang pasir ilegal.

Para sopir truk memarkir kendaraan mereka di depan kantor Pemda Banyuwangi hingga menutup akses jalan protokol Ahmad Yani pada Senin (4/2019).

Surdiyono (43), koordinator aksi kepada Kompas.com mengatakan, pada Desember 2018 lalu, ada 5 truk yang ditahan di wilayah tambang pasir ilegal di Banyuwangi Selatan.

Namun satu truk yang berisi muatan material dibawa ke Polres Banyuwangi sebagai barang bukti. Selama 2 bulan sejak truk tersebut ditahan, pemilik truk tidak bekerja.

"Kami tidak ada kaitannya dan tidak tahu apakah tambangnya ilegal atau tidak, karena kami hanya mengangkut material pasir dan semen. Tapi kok truk kami yang ditahan. Akibatnya rekan kami nggak bisa kerja," jelas Surdiyono.

Baca juga: Polisi Sebut Truk Pasir Kelebihan Tonase Pemicu Kecelakaan di Tasikmalaya

Padahal, kata dia, setiap hari sopir truk hanya melakukan satu kali pengiriman material dengan keuntungan antara Rp 50.000 - Rp 100.000 per hari.

Sementara itu, Kasubsi Sospol Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Rusdianto, kepada Kompas.com mengatakan, sudah satu minggu terakhir, truk yang menjadi barang bukti tersebut sudah dilimpahkan ke kejaksaan negeri dan kurang seminggu akan diserahkan ke pengadilan untuk masuk persidangan.

Menurutnya, pemilik kendaraan bisa mengajukan surat permohonan pinjam pakai untuk mengeluarkan truk yang menjadi barang bukti. Jika diperlukan dalam persidangan tersebut, truk yang dijadikan barang bukti bisa dibawa kembali ke persidangan.

"Pemilik kendaraan bisa mengajukan surat pengajuan pinjam pakai dengan menyertakan bukti kepemilikan dan bukti pendukung. Sekarang juga kami minta untuk diurus, jika surat pengajuan selesai akan kami keluarkan. Kami tidak mempersulit tapi memang harus sesuai prosedur," jelas Rusdianto.

Baca juga: Dinas ESDM Jabar Sebut Hanya 2 Perusahaan Galian Pasir Berizin di Kota Tasikmalaya

Aksi tersebut digelar selama 5 jam walaupun hujan sempat turun. Setelah ada kepastian truk milik temannya akan dikeluarkan, ratusan sopir truk tersebut kemudian membubarkan diri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
TIPS, TRIK, DAN TUTORIAL
5 Khasiat Air Lemon dan Jahe Selain Ampuh Turunkan Berat Badan
5 Khasiat Air Lemon dan Jahe...
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Regional
Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan 'Sentra Padi Subang'

Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan "Sentra Padi Subang"

Regional
Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.