Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/02/2019, 16:11 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Berbagai persiapan dilakukan Kelenteng Tien Kok Sie Pasar Gede Solo, Jawa Tengah dalam menyambut perayaan tahun baru Imlek 2570 yang jatuh pada Selasa (5/2/2019).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, terlihat para pengurus kelenteng memasang berbagai ornamen perayaan Imlek di tempat ibadah tiga agama (Taoisme, Konghucu, dan Budha) itu.

Ornamen yang mereka pasang itu bermacam-macam jenisnya, antara lain ada lilin, dupa, sesaji berupa buah-buahan, dan altar untuk mandi Budha.

Altar mandi Budha tersebut dihiasi bunga berwarna kuning dan merah. Bunga itu mereka tata dengan rapih dan berhati-hati. Selain itu juga terdapat hiasan rangkaian bunga kertas terpasang di depan pintu masuk maupun di dalam kelenteng.

Baca juga: Vihara Gayatri Berbenah Jelang Tahun Baru Imlek 2019

Sementara di depan kelenteng tepatnya di sebelah kanan pintu masuk terpasang patung babi atau Cu Pat Kai yang merupakan pengawal dari Tom Sam Cong. Patung babi berukuran besar itu dipasang untuk menandakan Imlek 2019 merupakan Tahun Babi.

Seksi ritual Kelenteng Tien Kok Sie Solo Budiyono Tekgianto alias Atek mengatakan, ritual mandi Budha diselenggarakan untuk mengawali prosesi malam perayaan Imlek.

"Ritual (mandi Budha) akan kita laksanakan malam ini nanti mulai sekitar pukul 22.00 WIB," kata Atek, Senin (4/2/2019).

Seorang warga tengah menghias altar untuk ritual mandi Budha dalam menyambut Imlek 2019 di Kelenteng Tien Kok Sie Pasar Gede Solo, Jawa Tengah, Senin (4/2/2019).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Seorang warga tengah menghias altar untuk ritual mandi Budha dalam menyambut Imlek 2019 di Kelenteng Tien Kok Sie Pasar Gede Solo, Jawa Tengah, Senin (4/2/2019).

Dijelaskan, bahwa ritual mandi Budha tersebut bertujuan untuk membersihkan dan melebur semua dosa-dosa manusia. Setelah dosa-dosanya itu dilebur diharapkan manusia itu akan menjalani hidup yang lebih baik.

Baca juga: 5 Tradisi Imlek yang Biasa Dilakukan Orang Tionghoa

"Ritual ini bukan untuk memandikan Sang Budha, tetapi untuk menyucikan diri kita, raga kita dari sifat buruk yang melekat pada diri kita. Sehingga di kehidupan yang akan datang di tahun Babi ini semakin baik," ucapnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.