Politisi Golkar: Dukungan Emak-emak Minim untuk Jokowi Itu Hoaks Kubro

Kompas.com - 27/01/2019, 23:12 WIB
Ratusan ribu ibu-ibu sudah mulai memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat untuk memperingati Hari Lahir (Harla) Muslimat Nahdlatul Ulama ke-73 pada Minggu (27/1/2019).  Sebagian besar ibu-ibu peserta Harla Muslimat yang mendatangi GBK memakai baju dan jilbab bernuansa hijau. Namun, ada pula peserta yang memakai baju dan jilbab berwarna putih. KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELARatusan ribu ibu-ibu sudah mulai memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat untuk memperingati Hari Lahir (Harla) Muslimat Nahdlatul Ulama ke-73 pada Minggu (27/1/2019). Sebagian besar ibu-ibu peserta Harla Muslimat yang mendatangi GBK memakai baju dan jilbab bernuansa hijau. Namun, ada pula peserta yang memakai baju dan jilbab berwarna putih.

SURABAYA, KOMPAS.com - Acara Harlah Muslimat Nahdatul Ulama (NU) di Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (27/1/2019), menimbulkan persepsi politik baru tentang kelompok " Emak-emak" yang selama ini lekat dengan pendukung pasangan capres-cawapres nomor 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Acara Harlah Muslimat NU dihadiri lebih dari 100.000 ibu-ibu Muslimat NU dari penjuru daerah. Capres nomor 01 Jokowi juga hadir di acara tersebut untuk memberikan sambutan selaku kepala negara.

Politikus Partai Golkar, Adies Kadir, menilai, kelompok emak-emak lebih tepat disebut pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Jadi kalau ada yang bilang Jokowi minim didukung emak-emak, itu hoaks kubro (besar)," kata Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR RI ini, di Surabaya, Minggu (27/1/2019) malam.

Baca juga: Sandiaga: Dengan Dukungan Emak-emak, Prabowo-Sandi Pasti Menang

Adies yang menyempatkan hadir di acara tersebut menyampaikan kekagumannya kepada para ibu-ibu Muslimat NU yang hadir dari berbagai daerah dengan biaya swadaya.

"Mereka juga sabar menanti Jokowi dari tengah malam sampai pagi hari," katanya.

Secara terpisah, Hendro Tri Subiantoro, koordinator Penggalangan dan Relawan Badan Pemenangan Provinsi Jatim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengatakan, berkumpulnya ibu-ibu Muslimat NU di GBK dalam acara Harlah Muslimat NU pagi tadi sama sekali tidak mengubah persepsi emak-emak pendukung Prabowo-Sandi.

"Di akar rumput, khususnya di Jawa Timur, emak-emak tidak pernah goyah mendukung pasangan nomor 02," ujarnya.

Dia meluruskan persepsi bahwa ibu-ibu Muslimat datang ke GBK karena Jokowi.

"Mereka datang karena kecintaannya kepada NU. Hanya elite politik saja yang memelintir untuk kepentingan Pilpres 2019," ucapnya.

Baca juga: Temui Komunitas Basket di Solo, Sandiaga Dikerumuni Emak-emak

Dia juga meluruskan pemahaman bahwa Muslimat adalah badan otonom NU yang harusnya tidak ditarik ke ranah politik.

"Saya yakin, di tubuh Muslimat NU juga banyak emak-emak yang mendukung Prabowo-Sandi," ucapnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Regional
Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Regional
Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Regional
Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Regional
Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Regional
Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

Regional
Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Regional
'Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas'

"Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas"

Regional
40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

Regional
Pria Ini Diduga Tewas Akibat Tersetrum Earphone

Pria Ini Diduga Tewas Akibat Tersetrum Earphone

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X