Banda Aceh-Jakarta Bisa Rp 3 Juta Sekali Jalan, Via Kuala Lumpur Rp 2 Juta PP

Kompas.com - 12/01/2019, 19:03 WIB
Ilustrasi tiket pesawatTHINKSTOCK Ilustrasi tiket pesawat

BANDA ACEH, KOMPAS.com – Mahalnya harga tiket penerbangan langsung dari Banda Aceh ke Jakarta membuat banyak warga di Banda Aceh memilih melakukan penerbangan melalui Kuala Lumpur, Malaysia, baru kemudian menuju Jakarta.

Meskipun, rute ini mengharuskan warga memiliki paspor untuk melalui perjalanan tersebut.

Salah satu warga itu adalah Hotli Simanjuntak. Ia sering melakukan perjalanan ke Jakarta untuk urusan pekerjaan dan sosial.

Hotli mengaku terkejut ketika mengecek harga penerbangan langsung dari Banda Aceh ke Jakarta yang mencapai lebih dari Rp 3 juta untuk sekali perjalanan.

"Itu baru pergi saja, belum pulangnya, harga melangit. Terus saya cek perjalanan menggunakan maskapai lain yang transit di Malaysia, harganya jauh lebih murah. Untuk pulang pergi saya hanya bayar Rp 2 juta saja,” kata Hotli, Sabtu (12/1/2019).

Baca juga: Terbang ke Jakarta, Warga Aceh Pilih Lewat Kuala Lumpur

Hal senada juga diungkapkan oleh Minda, pelaku bisnis dari Banda Aceh.

Linda mengaku sering bolak balik ke Jakarta untuk membeli sejumlah barang untuk dijual kembali di tokonya.

“Ya dalam sebulan, sekali ada lah ke Jakarta, dan biasanya kalau musim begini banyak yang berlibur ke Banda Aceh dari daerah dan banyak yang belanja. Otomatis saya harus menambah koleksi barang, dan terkejut sekali lihat harga tiket. Dan atas saran seorang teman, saya berangkat melalui transit di Kuala Lumpur, lebih murah tiketnya. Untung sudah ada paspor,” ujar Linda.

Dahlan, seorang warga Banda Aceh lainnya, juga menyatakan lebih memilih jalur transit di Kuala Lumpur dalam perjalanannya ke Jakarta. Alasannya sama, harganya jauh lebih murah hampir 50 persen.

“Untuk orang seperti saya, harga mahal sangat memberatkan. Padahal ke Jakarta kan mau belanja dagangan,” kata Dahlan.

Permintaan pembuatan paspor meningkat

Muhammad Hatta, Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, menyebutkan ada kenaikan permintaan pembuatan paspor di Banda Aceh sepanjang Januari 2019.Kompas.com/Daspriani Y Zamzami Muhammad Hatta, Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, menyebutkan ada kenaikan permintaan pembuatan paspor di Banda Aceh sepanjang Januari 2019.
Fenomena mahalnya harga tiket ini menyebabkan meningkatnya permintaan pembuatan paspor di Banda Aceh.

Sepanjang Januari 2019, Kantor Imigrasi kelas I TPI Banda Aceh mencatat hampir 200 paspor dalam sehari.

Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Muhammad Hatta, mengatakan, sebagian besar warga mengaku membuat paspor karena akan melakukan perjalanan ke Malaysia.

“Alasannya ya untuk mengunjungi keluarga, berlibur dan berobat, dan beberapa waktu terakhir ini dari hasil wawancara petugas memang banyak juga yang mengaku mau ke Jakarta tapi berangkat via Kualalumpur karena ticketnya lebih murah,” kata Muhammad Hatta, Sabtu (12/1/2019).

Meski demikian, sebut Hatta, prioritas pembuatan paspor untuk balita dan lansia untuk kepentingan yang prioritas seperti kesehatan dan pengobatan.

“Pemberian layanan kali ini juga terkait dengan peringatan Hari Bakti Keimigrasian ke 69 yang diperingati pada 26 Januari 2019 mendatang,” kata Muhammad Hatta.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gerebek Pesta Sabu di Sebuah Rumah, Polisi Temukan Senjata Api Rakitan

Gerebek Pesta Sabu di Sebuah Rumah, Polisi Temukan Senjata Api Rakitan

Regional
Ahli Waris Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Berhak Terima Santunan 48 Kali Gaji

Ahli Waris Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Berhak Terima Santunan 48 Kali Gaji

Regional
Diduga Cabuli Bocah, Seorang Kakek 70 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Cabuli Bocah, Seorang Kakek 70 Tahun Diamankan Polisi

Regional
Ulat Bulu Menyerang akibat Tambang, Aparat Bakar Belasan Ponton Timah Apung

Ulat Bulu Menyerang akibat Tambang, Aparat Bakar Belasan Ponton Timah Apung

Regional
Aparat Gabungan Ungkap Kasus Penyelundupan 7 Satwa Dilindungi ke Malaysia, 3 Diantaranya Orangutan

Aparat Gabungan Ungkap Kasus Penyelundupan 7 Satwa Dilindungi ke Malaysia, 3 Diantaranya Orangutan

Regional
Puluhan Gubuk Dibakar, Warga Dua Desa di Bima Bentrok dan 4 Orang Terluka

Puluhan Gubuk Dibakar, Warga Dua Desa di Bima Bentrok dan 4 Orang Terluka

Regional
Speedboat Tenggelam di Perairan Tanjung Kasam, 5 Penumpang Selamat

Speedboat Tenggelam di Perairan Tanjung Kasam, 5 Penumpang Selamat

Regional
Kisah Nasib Kehilangan Dhijah Saat Pabrik Korek Api Terbakar...

Kisah Nasib Kehilangan Dhijah Saat Pabrik Korek Api Terbakar...

Regional
Kuasa Hukum Artis VA: Vonis Hakim Belum Penuhi Rasa Keadilan

Kuasa Hukum Artis VA: Vonis Hakim Belum Penuhi Rasa Keadilan

Regional
Catut Nama Tommy Soeharto, Pria Ini Tipu Pengusaha Rp 213 Juta

Catut Nama Tommy Soeharto, Pria Ini Tipu Pengusaha Rp 213 Juta

Regional
Terbengkalai, Begini Kondisi Situs Suci Kerajaan Singosari di Tol Pandaan-Malang

Terbengkalai, Begini Kondisi Situs Suci Kerajaan Singosari di Tol Pandaan-Malang

Regional
Penemuan Bata Kuno di Pakis Mojokerto, Diduga Kawasan Keraton Majapahit

Penemuan Bata Kuno di Pakis Mojokerto, Diduga Kawasan Keraton Majapahit

Regional
Terjerat Korupsi, Mantan Ketua Bawaslu Papua Barat Ditahan

Terjerat Korupsi, Mantan Ketua Bawaslu Papua Barat Ditahan

Regional
Hukuman Habis di Masa Tahanan, Artis VA Diyakini Segera Bebas

Hukuman Habis di Masa Tahanan, Artis VA Diyakini Segera Bebas

Regional
Jelang Putusan MK, Polisi dan TNI Imbau Warga Jateng Tak ke Jakarta

Jelang Putusan MK, Polisi dan TNI Imbau Warga Jateng Tak ke Jakarta

Regional

Close Ads X