Ratusan Rumah Terendam Banjir di Pulau Buano, Warga Mengungsi

Kompas.com - 07/01/2019, 11:17 WIB
Ratusan rumah warga di Desa Buano Utara, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku terendam banjir, Senin (7/1/2019) Kontributor Ambon, Rahmat Rahman PattyRatusan rumah warga di Desa Buano Utara, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku terendam banjir, Senin (7/1/2019)

AMBON, KOMPAS.com - Ratusan rumah warga di Negeri ( Desa) Buano Utara, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku terendam banjir, Senin (7/1/2019).

Banjir menerjang desa itu sejak Senin pagi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak dua hari terakhir. Kondisi itu semakin parah sebab sebuah danau yang ada di desa tersebut ikut meluap hingga ke rumah warga.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, ketinggian banjir di desa tersebut mencapai 3-4 meter. Akibat banjir tersebut banyak warga terpaksa mengungsi ke rumah-rumah kerabatnya yang aman dari banjir.

“Sudah ada sekitar 20 kepala keluarga yang mulai mengungsi saat ini,”kata salah satu tokoh pemuda Desa Buano Utara, Sehe Tamalene saat dihubungi Kompas.com dari Ambon, Senin (7/1/2019).

Baca juga: Kecamatan Labuan di Pandeglang Banjir Lagi, Warga Kembali Dievakuasi

Dia menjelaskan, saat ini sekitar 150 rumah warga yang tergenang banjir, namun sejauh ini belum ada tim dari pemerintah kabupaten Seram Bagian Barat yang datang untuk membantu warga setempat.

“Kita hitung ada sekitar 150 rumah yang tergenang banjir. Yang paling parah itu yang berada di sekitar danau, mereka sudah mengungsi semua,kalau yang jauh dari permukiman warga itu ketinggian genangan mencapai lutut orang deawas,”jelasnya.

Dia mengaku banjir di desanya kerap terjadi saat hujan lebat mengguyur desa itu. Dia pun berharap agar pemerintah segera mengatasi penyebab banjir agar warga tidak selalu merasa resah saat musim penghujan tiba.

“Sementara ini belum ada bantuan, kami berharap agar segera da perhatian dari pemerintah,”harapnya.

Terkait musibah tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Barat yang dikonfirmasi belum berhasil dihubungi. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Regional
Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Regional
Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Regional
Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Regional
Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Regional
Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Regional
25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini Untuk Rakyat...

25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini Untuk Rakyat...

Regional
Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Regional
Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Regional
Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Regional
Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

Regional
RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

Regional
Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Regional
'Suami Saya Salah, tapi Tolong, Jangan Bawa Keluarga'

"Suami Saya Salah, tapi Tolong, Jangan Bawa Keluarga"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X