Kompas.com - 02/01/2019, 15:56 WIB
Dua alat berat melakukan proses pencarian korban tertimbun longsoran di TPSA Cilowong, Kota Serang. Dua orang perempuan diduga tertimbun dan belum ditemukan hingga saat ini. KOMPAS.com/ACEP NAZMUDINDua alat berat melakukan proses pencarian korban tertimbun longsoran di TPSA Cilowong, Kota Serang. Dua orang perempuan diduga tertimbun dan belum ditemukan hingga saat ini.

SERANG, KOMPAS.com - Dua orang perempuan diduga tertimbun longsoran sampah yang terjadi di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang longsor, Selasa (1/1/2019) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang Tubagus Muhammad Suherman mengatakan, kedua perempuan tersebut tengah berada di areal sekitar TPSA saat longsor terjadi.

"Berdasarkan kesaksian petugas, kedua warga bernama Jemah (45) dan Ida (42) tengah berada di jalan setapak TPSA. Saat longsor mereka tidak sempat menyelamatkan diri," kata Suherman di TPSA Cilowong, Rabu (2/1/2019).

Baca juga: Tanah Longsor Persulit Perbaikan Tanggul Perumahan di Bekasi

Saat ini, tim gabungan tengah melakukan pencarian korban, terdiri dari Basarnas Provinsi Banten, BPBD Kota Serang, Kepolisan, TNI hingga PMI.

Pencarian dilakukan di titik longsoran di sekitar jalan setapak tempat kedua korban terakhir tertimbun.

Suherman mengatakan, pencarian sudah dilakukan sejak Selasa (1/1/2019) sore, namun belum membuahkan hasil. Pencarian juga dihentikan karena adanya sejumlah kendala, dan dilanjutkan pada Rabu (2/1/2019) pagi.

"Kendalanya, pertama kondisi tanah yang labil, ada tampak keretakan dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan, kemudian kendala hujan, serta kurangnya alat berat, saat ini kami masih menunggu alat berat yang didatangkan," ujar dia.

Untuk sementara, kata dia, pencarian dilakukan dengan 2 alat berat untuk menggali tumpukan sampah di titik longsoran.

Sejauh ini, belum diketahui apakah korban masih hidup atau meninggal dunia.

"Doakan, kami terus berusaha keras untuk menemukan korban, secepatnya akan dikabarkan," pungkas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X