Petugas Disdukcapil Jemput Bola Perekaman E-KTP di Panti Jompo dan Mal

Kompas.com - 27/12/2018, 19:29 WIB
Disdukcapil Karawang melakukan jemput bola perekaman E-KTP di Mal Technomart, Galuh Mas, Karawang, Kamis (27/12/2018).
KOMPAS.com/FARIDA FARHANDisdukcapil Karawang melakukan jemput bola perekaman E-KTP di Mal Technomart, Galuh Mas, Karawang, Kamis (27/12/2018).

KARAWANG, KOMPAS.com-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ( Disdukcapil) Kabupaten Karawang melakukan jemput bola perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el atau E-KTP) di Panti Jompo Tresna Werdha Budi Daya dan Mal Technomart.

Kepala Disdukcapil Karawang Yudi Yudiawan mengatakan, jemput bola perekaman E-KTP tersebut untuk memastikan pada pemilu tahun depan seluruh warga Karawang sudah mempunyai E-KTP.

Hal ini sesuai edaran dari Menteri Dalam Negeri RI Nomor 471.13/24150/Dukcapil perihal Jemput Bola Perekaman E- KTP Serentak secara Nasional.

"Kami melakukan jemput bola di Panti Jompo Tresna Werdha Budi Daya dan Mall Technomart. Namun sebelumnya, kami melakukan jemput bola (perekaman E-KTP) di LP (Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Karawang)," katanya.

Baca juga: Usahakan Warga Ikut Pemilu, Petugas Disdukcapil Rekam E-KTP di Tengah Ladang

Yudi menyebutkan, sebanyak 46 warga Karawang yang tinggal di Panti Jompo Tresna Werdha Budi Daya, Telukjambe, Karawang belum melakukan perekaman E-KTP.

"Rata-rata usianya di atas 70 tahun. Sehingga perlu penjelasan, arahan, dan bimbingan khusus," kata Yudhi.

Saat ini, kata Yudhi, ada sekitar 4.265 warga Karawang yang belum melakukan perekaman E-KTP. Oleh karena itu, pada jemput bola kali ini Yudi menargetkan 50 persen di antaranya melakukan perekaman pada jemput bola perekaman tersebut.

"Kami terjunkan dua mobil pelayanan. Target kami 50 persen dari jumlah warga yang belum melakukan perekaman," katanya.

Baca juga: Ketua DPR Sarankan Kemendagri Buka Layanan Perekaman E-KTP di Keramaian

Pihaknya pun mengaku tak menemui kendala berarti dalam jemput bola perekaman tersebut. Hanya saja, kata dia, terjadi sedikit kendala pada jaringan.

"Karena serentak se-Indonesia, dan server pusat mungkin sedikit tersendat," katanya.

Jemput bola tersebut rencananya akan diakhiri pada pukul 16.00 WIB. Setelah direkap, hasilnya akan dikirim ke Kemendagri.

Hal ini berkaitan dengan kebutuhan blanko KTP-el, yang saat ini masih kekurangan sekitar 138.000 blanko. "Data ini ditunggu oleh pusat pukul 18.00 WIB," tambahnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Regional
Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X