Tsunami Rusak Gardu Induk dan Tiang Listrik, PLN Merugi Ratusan Juta Rupiah

Kompas.com - 25/12/2018, 19:28 WIB
Warga berusaha mencari harta benda yang dapat diselamatkan daro tumpukan runtuhan bangunan di Desa Way Muli Timur Lampung Selatan Kontributor Lampung, Eni MuslihahWarga berusaha mencari harta benda yang dapat diselamatkan daro tumpukan runtuhan bangunan di Desa Way Muli Timur Lampung Selatan

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Sebanyak 30 gardu induk dan delapan tiang jaringan listrik rusak akibat terjangan tsunami di Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan. 

Untuk memperbaikinya, PLN terjunkan 55 personil pelayanan teknis (yantek) di lokasi bencana khususnya di Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.

General Manager PT PLN Wilayah Lampung Julita Indah mengatakan pasca-tsunami tersisa 14 gardu yang belum pulih.

Menurutnya desa yang paling berdampak pemadaman total di Desa Kunjir dan Batu Balak Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.

"Gardu induk di sana rusak parah dan perlu dilakukan pembangunan tiang kembali, total kerugiannya mencapai Rp 200 juta," kata Julita Indah, Senin (24/12/2018). 

Baca juga: Maruf Amin Nilai Pemerintah Cepat Tangani Korban Tsunami Selat Sunda

Sedangkan gardu induk di Desa Way Muli sudah dilakukan perbaikan dan pihaknya berupaya untuk melakukan pemulihan total dalam kurun waktu tiga hari pasca-tsunami.

"Kami sudah melakukan rapat tim bersama gubernur dan kami bersepakat untuk memperbaiki kondisi di lokasi bencana tiga hari ke depan," katanya.

Pihaknya berupaya untuk menyalakan aliran listrik namun dengan catatan pengoperasiannya harus terjamin keamanannya karena penyalaan normal perlu kewaspadaan ekstra.

Sementara pantauan di lokasi bencana, sebagian besar tiang listrik di Desa Way Muli terlihat tidak berdiri tegak sedangkan kabel yang menghubungkan lebih rendah karena tersangkut benda-benda dari hempasan ombak saat terjadinya tsunami.

Baca juga: PLN Kebut Perbaikan Infrastruktur Listrik Terdampak Tsunami Selat Sunda

Nampak alat-alat berat di Desa Way Muli bekerja ekstra untuk mengevakuasi sisa reruntuhan bangunan warga akibat diterjang ombak tsunami.

Berdasarkan catatan tim evakuasi bencana terdapat sembilan desa yang terdampak tsunami Selat Sunda di Lampung Selatan.

Desa yang mengalami kerusakan yakni Desa Way urang, Desa Maja, Desa ketang, Desa Kunjir (padam total), Desa Rajabasa, Desa Batu balak (padam total), Desa Way Muli (padam sebagian) dan Desa Pangkul.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Regional
Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Regional
Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Regional
Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Regional
Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Regional
Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Regional
Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Regional
Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Regional
Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Regional
4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

Regional
4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

Regional
94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

Regional
Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Regional
BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

Regional
Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X