[HOAKS] Tsunami di Sejumlah Pantai Utara Karawang

Kompas.com - 25/12/2018, 17:54 WIB
Hoaks pesan tsunami di sejumlah titik di pantai Karawang pada Selasa (25/12/2018).WhasApp Hoaks pesan tsunami di sejumlah titik di pantai Karawang pada Selasa (25/12/2018).
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Belum lama ini beredar pesan yang mengabarkan kepada masyarakat untuk waspada terhadap tsunami yang terjadi di pantai-pantai di Utara wilayah Karawang.

Adapun pesan ini beredar luas di aplikasi pesan WhatsApp pada Selasa (25/12/2018).

Pihak kepolisian pun memberikan konfirmasinya dan menyebut pesan itu sebagai kabar bohong atau hoaks.


Narasi yang beredar:

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, informasi ini beredar di aplikasi pesan WhatsApp pada Selasa (25/12/2018). Pesan itu dikirimkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, sebab tak ada identitas pengirim.

Dalam pesan itu juga dituliskan sejumlah lokasi dan pantai yang diduga akan terjadi tsunami. Sejumlah lokasi yang disebut antara lain Tanjung Pakis, Samudra Baru, Pantai Sadari, dan Pantai Pisangan.

Berikut bunyi pesan yang tersebar:

"Ass..wrwb..

Mohon ijin giat Laporan WASPADA
TSUNAMI.
diberitahukan kepada seluruh warga karawang khususnya yang ada atau
yang punya saudara saudara di dekat pantai antara lain:
Tanjung pakis
Samudra baru
Pantai sadari
Pantai pisangan
Pantai matahari
Pantai ciparage
Pantai tanjungbaru
Pantai pasir putih cilempung
Dan semuanya yg ada di KM 20
kepantai mohon diinformasikan unt
keluarga atau handay tolan semuanya
agar waspada siaga TSUNAMI karena sekarang WISATA PONDOK BALI
AIRNYA SUDAH MELUAP.
semoga kita semua dilindungi allah
swt...amiin yarobal alamin."

Penelusuran Kompas.com:

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya menegaskan bahwa informasi yang beredar di beberapa grup WhatsApp tersebut adalah tidak benar atau hoaks.

"Informasi ini tidak benar (hoaks). Kami sudah melakukan pengecekan langsung ke pantai-pantai utara di Karawang," ujar AKBP Slamet Waloya saat dihubungi Kompas.com pada Selasa (25/12/2018).

Selain itu, Slamet juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya.

Ia juga meminta masyarakat untuk menyaring informasi yang diterima sebelum ikut menyebarkan infromasi tersebut.

"Saring sebelum sharing," ujar Slamet.

Adapun upaya "saring sebelum sharing" ini diharapkan meminimalisasi masyarakat dari keresahan akan tsunami, apalagi pasca-tsunami yang melanda pada Sabtu (22/12/2018).

Selengkapnya baca: Pesan Berantai Waspada Tsunami di Pantai Utara Karawang


HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain

Terkini Lainnya

Fakta Kasus Kerabat Jauh Prabowo Subianto yang Jadi Tersangka 'Skimming' Mesin ATM

Fakta Kasus Kerabat Jauh Prabowo Subianto yang Jadi Tersangka "Skimming" Mesin ATM

Megapolitan
Benarkah China dan Rusia Berada di Balik Upaya Peretasan Data KPU?

Benarkah China dan Rusia Berada di Balik Upaya Peretasan Data KPU?

Nasional
[POPULER NUSANTARA] 74 Warga Hilang Akibat Banjir di Jayapura | Kisah Rendra Raih Gelar Doktor di Usia 24

[POPULER NUSANTARA] 74 Warga Hilang Akibat Banjir di Jayapura | Kisah Rendra Raih Gelar Doktor di Usia 24

Regional
Pria Ini Kembalikan Buku yang Dipinjamnya 53 Tahun Lalu

Pria Ini Kembalikan Buku yang Dipinjamnya 53 Tahun Lalu

Internasional
Jaga Kerukunan Umat Beragama, FKUB Minta Anggaran Rp 300 Juta-Rp 1 Miliar per Tahun

Jaga Kerukunan Umat Beragama, FKUB Minta Anggaran Rp 300 Juta-Rp 1 Miliar per Tahun

Nasional
Pembajakan Truk Tangki Pertamina oleh Sopir Korban PHK yang Berujung Pidana..

Pembajakan Truk Tangki Pertamina oleh Sopir Korban PHK yang Berujung Pidana..

Megapolitan
Keberatan Pengacara Terdakwa Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi atas Dakwaan Jaksa

Keberatan Pengacara Terdakwa Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi atas Dakwaan Jaksa

Megapolitan
BPN: UN Jadi Beban Para Pelajar dan Orangtua

BPN: UN Jadi Beban Para Pelajar dan Orangtua

Nasional
Tim DVI Kembali Identifikasi 4 Jenazah Korban Banjir Bandang Jayapura

Tim DVI Kembali Identifikasi 4 Jenazah Korban Banjir Bandang Jayapura

Regional
Melawan Manifesto Kebencian

Melawan Manifesto Kebencian

Internasional
Sepakat Berdamai, Siswa SMA Peluk Kepala Sekolah yang Dianiayanya

Sepakat Berdamai, Siswa SMA Peluk Kepala Sekolah yang Dianiayanya

Regional
Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Internasional
Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Megapolitan
Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni  Rp 15 Juta

Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni Rp 15 Juta

Regional
500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

Regional

Close Ads X