Rencana Pemindahan Posko Prabowo-Sandi ke Jateng Bukan Ancaman bagi Jokowi-Ma'ruf

Kompas.com - 11/12/2018, 08:51 WIB
Ketua TKN Jokowi-Maruf Amin, Abdul Kadir Karding, ditemui di Magelang, Senin (10/12/2018).KOMPAS.com/IKA FITRIANA Ketua TKN Jokowi-Maruf Amin, Abdul Kadir Karding, ditemui di Magelang, Senin (10/12/2018).

MAGELANG, KOMPAS.com - Rencana pemindahan posko pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo-Sandiaga, ke Jawa Tengah bukan merupakan ancaman besar bagi tim Kampanye Nasional ( TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Maruf Amin, Abdul Kadir Karding, menyebut justru rencana itu semakin memberi semangat pendukung Jokowi di Jawa Tengah untuk memenangkan Jokowi-Maruf Amin.

"Tidak masalah, justru saya lihat kalau posko pemenangan Prabowo-Sandi pindah ke sini, pendukung Jokowi justru semakin bersemangat karena merasa punya saingan musuh, dalam tanda kutip musuh yang sehat," ujar Karding, usai mengisi pembekalan caleg PKB, di Hotel Ning Tidar Magelang, Senin (10/12/2018) petang.


Baca juga: Jokowi Sebut Elektabilitasnya terhadap Prabowo-Sandi Unggul 20 Persen

Menurutnya, rencana pemindahan posko pemenangan tersebut merupakan strategi kubu calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 itu. Meski bukan masalah besar, pihaknya tetap akan melakukan langkah antisipasi.

"Itu hak masing-masing. Tapi tentu kami tidak tinggal diam, kami akan mengantisipasi dengan berbagai langkah, yang tidak akan kami sampaikan," imbuh Karding.

Dia memastikan, rencana tersebut tidak akan menjadi ancaman bagi Jawa Tengah yang notabene "kandang" banteng. Pihaknya optimistis akan meraih suara hingga 20 persen di wilayah ini.

"Kalau Jawa Tengah Insya Allah kami yakin menang telak. Kami tidak akan terpengaruh, tapi tetap kami juga perlu antisipasi. Jangan sampai mengejar yang belum pasti tapi yang sudah pasti malah lepas," katanya.

Karding pun mengaku akan melakukan penguatan suara hingga tingkat bawah. Termasuk juga dengan terus menjalin koordinasi dan konsolidasi sesama parpol yang terjalin dalam TKN Jokowi-Ma'ruf.

"Kami koordinasi terus menerus, konsolidasi terus menerus. Sekarang konsolidasi kan tidak harus bertemu, ada grup WA, grup macam-macam, teknologi bisa membantu konsolidasi lebih mudah," pungkasnya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Oknum Polisi Beri Miras kepada Mahasiswa Papua di Bandung

Duduk Perkara Oknum Polisi Beri Miras kepada Mahasiswa Papua di Bandung

Regional
Warga Panik, Kebakaran Hutan Merembet ke Permukiman

Warga Panik, Kebakaran Hutan Merembet ke Permukiman

Regional
Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Regional
Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Regional
Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Regional
Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Regional
Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Regional
30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

Regional
Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Regional
Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Regional
Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

Regional
Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Regional
Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Regional
Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X