Gempa Tektonik Guncang Aceh Tengah saat Waktu Shalat Magrib

Kompas.com - 08/12/2018, 21:30 WIB
Ilustrasi gempa.Shutterstock Ilustrasi gempa.

TAKENGON, KOMPAS.com - Gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,3 mengguncang Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, Sabtu (8/12/2018).

Gempa yang terjadi sekitar Pukul 18.33 WIB itu sempat membuat warga setempat panik, karena datang gempa terjadi tepat saat Maghrib tiba.

Dari pantauan Kompas.com beberapa saat setelah gempa terjadi, sejumlah warga yang akan menunaikan ibadah shalat Maghrib langsung berlarian dari dalam rumah untuk menghindari gempa susulan.

Apalagi Aceh Tengah pernah mengalami gempa yang merusak rumah-rumah penduduk pada medio 2013 silam. Saat itu gempa bermagnitudo 6,1.


Sementara itu berdasarkan rilis yang diterima dari Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Edison Kurniawan, gempa tektonik magnitudo 4, 3 skala richter yang mengguncang Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, tidak berpotensi tsunami.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi itu terjadi dengan koordinat episenter pada 4.67 Linrang Utara dan 96.53 Bujue Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 41 km arah Barat Laut Kabupaten Aceh Tengah, Aceh pada kedalaman 17 kilometer.

"Dampak gempabumi yang digambarkan oleh Peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan berpotensi dirasakan di wilayah Bener Meriah III MMI dan di Takengon II-III MMI," tulis Edison dalam rilis tersebut.

Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, lanjut Edison, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif segmen Aceh Tengah.

"Kepada masyarakat di sekitar wilayah Aceh Tengah, Aceh, dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya," ungkap Edison.

Sementara itu berdasarkan informasi yang diperoleh, gempa terasa bukan hanya terasa di Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah yang bersebelahan langsung dengan Aceh tengah turut merasakan guncangan gempa. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi korban jiwa atau kabar kerusakan setelah gempa terjadi.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

Regional
Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Regional
Sirkulasi 'Eddy' Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Sirkulasi "Eddy" Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Regional
50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

Regional
Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Regional
Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Regional
Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Regional
Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Regional
Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Regional
Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Regional
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Regional
2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Regional
Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X