Tiga Jenazah Korban Pembantaian di Nduga Dijemput Keluarga di Palu

Kompas.com - 08/12/2018, 20:13 WIB
Tiga jenazah yang menjadi korban dalam insiden Di Nduga Papua, tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri, kota Palu, Sabtu (9/12/2018). KOMPAS.com/Erna Dwi LidiawatiTiga jenazah yang menjadi korban dalam insiden Di Nduga Papua, tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri, kota Palu, Sabtu (9/12/2018).

PALU, KOMPAS.com - Tiga jenazah korban pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terjadi di Kabupaten Nduga Papua, tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (8/12/2018).

Dengan menumpang pesawat komersil, ketiga jenazah laki-laki atas nama Yosafat, Aris Usi dan Yusran langsung dijemput pihak keluarganya untuk kemudian dibawa ke Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Jenazah dimakamkan di daerah asalnya.

Daniel Pariangan, salah satu pihak keluarga yang menjemput jenazah mengatakan, ketiganya menjadi korban dari penyerangan yang terjadi di Kabupaten Nduga.

"Mereka ini masih keluarga. Mereka di sana bekerja. Hingga terjadi penyerangan itu," kata Daniel.

Menurut Daniel selain tiga jenazah, masih ada satu lagi jenazah atas nama Faiz Saputra. Faiz merupakan adik kandung dari Aris Usi. Namun jenazahnya sudah diambil keluarga yang tinggal di Makassar, Sulawesi Selatan untuk dimakamkan

Dari penjelasan Daniel diketahui bahwa sebenarnya ada enam orang yang menjadi korban penyerangan di Nduga, Papua. Namun hingga kini dua orang lainnya belum diketahui keberadaannya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 dari 10 Pasien Positif Covid-19 di Lamongan Merupakan Peserta Pelatihan Petugas Haji di Surabaya

8 dari 10 Pasien Positif Covid-19 di Lamongan Merupakan Peserta Pelatihan Petugas Haji di Surabaya

Regional
UPDATE 5 April: 30 Pasien Positif Covid-19 di Jatim Sembuh, ODP 10.116 Orang

UPDATE 5 April: 30 Pasien Positif Covid-19 di Jatim Sembuh, ODP 10.116 Orang

Regional
Kisah Penyelamatan Anak Macan Tutul Terjebak di Peternakan Ayam, Kelaparan dan Gigit Sepatu Boots

Kisah Penyelamatan Anak Macan Tutul Terjebak di Peternakan Ayam, Kelaparan dan Gigit Sepatu Boots

Regional
Kekurangan APD, Perawat Terpaksa Tanyakan Kebutuhan Pasien Covid-19 via Grup WhatsApp

Kekurangan APD, Perawat Terpaksa Tanyakan Kebutuhan Pasien Covid-19 via Grup WhatsApp

Regional
Seorang PDP Corona di Kota Jayapura Papua Meninggal Dunia

Seorang PDP Corona di Kota Jayapura Papua Meninggal Dunia

Regional
Hadapi Puncak Pandemi Covid-19, Kang Emil Resmikan RSUD di Pangandaran Lewat Video Conference

Hadapi Puncak Pandemi Covid-19, Kang Emil Resmikan RSUD di Pangandaran Lewat Video Conference

Regional
Kisah Perawat Tangani Pasien Covid-19, Dikucilkan karena Dituduh Tularkan Virus, Bahkan Tak Bisa Peluk Anak

Kisah Perawat Tangani Pasien Covid-19, Dikucilkan karena Dituduh Tularkan Virus, Bahkan Tak Bisa Peluk Anak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Pembina Pramuka | PDP Hamil Meninggal Usai Keluhkan Layanan RS

[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Pembina Pramuka | PDP Hamil Meninggal Usai Keluhkan Layanan RS

Regional
Fakta PDP Hamil Meninggal, Sebelumnya Sempat Keluhkan Layanan di RSUD via Facebook

Fakta PDP Hamil Meninggal, Sebelumnya Sempat Keluhkan Layanan di RSUD via Facebook

Regional
Bubarkan Kerumunan Saat Wabah Corona, Kepala Kampung Malah Kena Jotos, Pelaku Diancam 2 Tahun Penjara

Bubarkan Kerumunan Saat Wabah Corona, Kepala Kampung Malah Kena Jotos, Pelaku Diancam 2 Tahun Penjara

Regional
Ini Sederet Alasan Warga di Berbagai Daerah Tolak Pemakaman Jenazah Korban Corona, Apa Saja?

Ini Sederet Alasan Warga di Berbagai Daerah Tolak Pemakaman Jenazah Korban Corona, Apa Saja?

Regional
Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Dipukul dengan Kayu Lalu Ditinggalkan di Kebun

Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Dipukul dengan Kayu Lalu Ditinggalkan di Kebun

Regional
Duduk Perkara Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Berawal dari Menaksir Korban

Duduk Perkara Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Berawal dari Menaksir Korban

Regional
Sederet Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Naksir Korban dan Bohongi Latihan di Tengah Libur Corona

Sederet Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Naksir Korban dan Bohongi Latihan di Tengah Libur Corona

Regional
Bupati Morowali Utara Positif Corona, Hasil Keluar Setelah Dimakamkan, Pejabat yang Berkontak Diminta Lapor

Bupati Morowali Utara Positif Corona, Hasil Keluar Setelah Dimakamkan, Pejabat yang Berkontak Diminta Lapor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X