Soal Jumlah Korban Pembunuhan KKB di Nduga Papua, Ini Kata TNI

Kompas.com - 05/12/2018, 16:28 WIB
Anggota TNI dibantu warga mempersiapkan peti jenazah untuk korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Wamena, Papua, Selasa (4/12/2018). Sebanyak 31 karyawan PT Istika Karya diduga tewas ditembak oleh KKB saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua pada 2 Desember lalu. ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra/sgd/hp.ANTARA/IWAN ADISAPUTRA Anggota TNI dibantu warga mempersiapkan peti jenazah untuk korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Wamena, Papua, Selasa (4/12/2018). Sebanyak 31 karyawan PT Istika Karya diduga tewas ditembak oleh KKB saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua pada 2 Desember lalu. ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra/sgd/hp.


JAYAPURA, KOMPAS.com - Jumlah korban pembunuhan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua sampai saat ini masih simpang siur.

Diberitakan sebelumnya, 31 orang diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan KKB terhadap para pekerja pembangunan jembatan Jalan Trans Papua di Distrik Yigi.

Namun, 4 orang berhasil menyelamatkan diri saat hendak dieksekusi menggunakan timah panas dan kini telah dievakuasi ke Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya. Mereka menjelaskan, jumlah pekerja saat itu mencapai 25 orang.

Dari 25 orang itu, 4 orang berhasil kabur, 2 masih dinyatakan hilang, dan 19 dipastikan oleh saksi korban meninggal dunia.

Baca juga: 6 Fakta Pembantaian Pekerja di Nduga Papua, Instruksi Jokowi hingga Dalang Penembakan


Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf. Muhamad Aidi menjelaskan, munculnya jumlah korban mencapai 31 orang atas dasar laporan seorang pendeta di Yigi yang menjelaskan terjadi kasus pembunuhan di sana.

“Jadi laporan awal yang kami terima dari seorang pendeta di Yigi, ada 8 orang yang mengungsi ke salah satu rumah keluarga anggota DPRD setempat, yang kemudian dilaporkan dieksekusi sebanyak 7 orang dan 1 berhasil melarikan diri,” katanya, Rabu (5/12/2018).

Terkait laporan pendeta ini, lanjut Aidi, saksi korban sama sekali tidak mengetahuinya.

“Jadi saksi korban hanya tahu tentang apa yang dialaminya bersama korban lainnya. Untuk 8 korban itu, sampai saat ini kami juga belum bisa mengkonfirmasinya,” jelasnya.

Hanya saja, jelas Aidi, saksi korban Jimmi Aritonang menjelaskan kepada aparat penegak hukum, terdapat 25 orang yang dikumpulkan dari kamp pembangunan jembatan dan kemudian dibawa ke Puncak Kabo.

Di Puncak Kabo, para pekerja ini ditembak, namun di antara mereka berhasil menyelamatkan diri dengan pura-pura mati.

“Jadi ada 4 orang berhasil menyelamatkan diri dan saat ini mereka sudah kami evakuasi. Lalu 2 orang masih dikabarkan hilang. Sedangkan 19 orang lainnya, menurut saksi korban dipastikan meninggal dunia,” tukasnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Kisruh Konfercab PDI-P Surabaya Berakhir, Adi Sutarwijono Dilantik Gantikan Wisnu Sakti Buana

Kisruh Konfercab PDI-P Surabaya Berakhir, Adi Sutarwijono Dilantik Gantikan Wisnu Sakti Buana

Regional
Bus Cadangan Pengantar Calon Jemaah Haji Senggol Pagar, 1 Tewas, 4 Terluka

Bus Cadangan Pengantar Calon Jemaah Haji Senggol Pagar, 1 Tewas, 4 Terluka

Regional
Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Kali Beha Timur, Bupati Sitaro Keluarkan Imbauan

Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Kali Beha Timur, Bupati Sitaro Keluarkan Imbauan

Regional
Buaya 2,5 Meter Ditangkap karena Kerap Muncul di Lokasi Pemandian Anak

Buaya 2,5 Meter Ditangkap karena Kerap Muncul di Lokasi Pemandian Anak

Regional
Di Berlin, Kualitas Manajemen Pemkot Semarang Diakui Dunia

Di Berlin, Kualitas Manajemen Pemkot Semarang Diakui Dunia

Regional
Kembali ke Lapas Sukamiskin, Begini Aktivitas Setya Novanto

Kembali ke Lapas Sukamiskin, Begini Aktivitas Setya Novanto

Regional
Struktur Mirip Fondasi Ditemukan di Situs Peninggalan Majapahit

Struktur Mirip Fondasi Ditemukan di Situs Peninggalan Majapahit

Regional
5 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Cisinga Tasikmalaya Ditahan

5 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Cisinga Tasikmalaya Ditahan

Regional
Murid SD Diculik dan Dicabuli di Toilet SPBU di Pekanbaru

Murid SD Diculik dan Dicabuli di Toilet SPBU di Pekanbaru

Regional
Korban Gempa Bali dan Maluku Utara Dapat Bantuan Rp 15 Juta, Rumah Rusak Akan Diperbaiki

Korban Gempa Bali dan Maluku Utara Dapat Bantuan Rp 15 Juta, Rumah Rusak Akan Diperbaiki

Regional
Pengungsi Gempa di Maluku Utara Capai 3.104 Jiwa, Butuh Tikar dan Selimut

Pengungsi Gempa di Maluku Utara Capai 3.104 Jiwa, Butuh Tikar dan Selimut

Regional
Wakil Ketua DPRD Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Jasmas

Wakil Ketua DPRD Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Jasmas

Regional
Hasil Investigasi: Ambruknya Tiang Penyangga Tol BORR karena 'Human Error'

Hasil Investigasi: Ambruknya Tiang Penyangga Tol BORR karena "Human Error"

Regional
Gerebek Pesta Sabu, Polisi di Palu Dilempari Batu dan Diacungi Senjata Tajam oleh Warga

Gerebek Pesta Sabu, Polisi di Palu Dilempari Batu dan Diacungi Senjata Tajam oleh Warga

Regional
Viral, Video Babi Berkeliaran Setelah Truk Pengangkutnya Terguling

Viral, Video Babi Berkeliaran Setelah Truk Pengangkutnya Terguling

Regional
Close Ads X