Kompas.com - 03/12/2018, 17:39 WIB
Petugas Polsek Limapuluh memperlihatkan barang bukti yang diamankan dari dua pelaku penipuan dengan modus bisa menggandakan uang, Senin (3/12/2018). KOMPAS.com/IDON TANJUNGPetugas Polsek Limapuluh memperlihatkan barang bukti yang diamankan dari dua pelaku penipuan dengan modus bisa menggandakan uang, Senin (3/12/2018).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Polsek Limapuluh, Pekanbaru, Riau, menangkap dua orang pelaku penipuan dengan modus mengaku dukun yang bisa menggandakan uang. Kedua pelaku ditangkap setelah menipu sejumlah korban di Pekanbaru.

Pelaku dukun palsu bernama Ismalil alias Guru (50) dan asistennya bernama Ahmad (32). Kedua pelaku datang ke Pekanbaru untuk mencari korban.

"Pelaku Ismail alias Guru warga asal Desa Keramat Kilo, Kecamatan Dompu, Kabupaten Nusa Tenggara Barat (NTB), sedangkan pelaku Ahmad warga asal Batam, Kepulauan Riau (Kepri)," sebut Kanit Reskrim Polsek Limapuluh Iptu Abdul Halim kepada wartawan, Senin (3/12/2018).

Dia menjelaskan, pelaku ditangkap pada 20 Oktober 2018 lalu di salah satu hotel di Pekanbaru, dengan sejumlah barang bukti.

"Kita menyita uang tunai Rp 145,4 juta hasil tipuan pelaku. Kemudian barang-barang yang digunakan untuk beraksi berupa kardus, kain hitam, kain putih, gulungan potongan kertas, plastik berisi kapur, sirih, benang, jarum, pinang, tisu, pisau, botol air minum, handphone dan kartu ATM," kata Halim.

Baca juga: Tidak Temukan Unsur Pidana, Polisi Lepas Kasus Dugaan Penipuan Ahmad Dhani

Dia mengatakan, pelaku berhasil menipu tiga orang korban, Andre Antoni, Rydo Setyawan dan Isnaini Herawati. Korban dengan pelaku sudah saling mengenal sewaktu di NTB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awalnya, para korban meminta pelaku datang ke Pekanbaru untuk melakukan ritual penggandaan uang.

Sebelum penggandaan uang dilakukan, pelaku meminta mahar sebesar Rp 149 juta. Pelaku juga meminta korban membawa teman-temannya yang mau menggandakan uang.

"Pelaku mengaku bisa mendatangkan uang secara gaib atau digandakan. Kemudian pelaku meminta mahar Rp 149 juta. Pelaku mengaku bisa menggandakan uang ini menjadi Rp 5 miliar," ungkap Halim.

Setelah uang diserahkan, lanjut dia, pelaku yang dibantu asistennya melakukan ritual menggunakan kain hitam, kain putih, beras ketan, air mineral dan lainnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
'Children of Heaven' dari Baubau, Sulawesi Tenggara

"Children of Heaven" dari Baubau, Sulawesi Tenggara

Regional
Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Regional
Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Regional
Jateng Jadi Provinsi Pelayanan Investasi Terbaik 2021, Ganjar Janji Perhatikan Pengusaha Kecil

Jateng Jadi Provinsi Pelayanan Investasi Terbaik 2021, Ganjar Janji Perhatikan Pengusaha Kecil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.