Indisipliner dan Terlibat Narkoba, 2 Sipir Lapas di Batam Diberhentikan Tidak Hormat

Kompas.com - 30/11/2018, 14:05 WIB
Ilustrasi lapas: Suasana Lapas Barelang di Batam, Kepulauan Riau. KOMPAS/ KRIS MADAIlustrasi lapas: Suasana Lapas Barelang di Batam, Kepulauan Riau.

BATAM, KOMPAS.com - Dua petugas sipir yang masih berstatus calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas) Kelas IIA Barelang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), dipecat secara tidak hormat.

Hal ini dikarenakan keduanya dianggap tidak lagi disiplin sebagai CPNS di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM).

Kepala Lapas Kelas IIA Barelang, Batam, Surianto mengatakan, dua petugas sipir itu adalah Okkie dan satu lagi berinisial WR.

Baca juga: Polri: 25 Napi yang Kabur dari Lapas Banda Aceh Sudah Ditangkap

"Okki tersangkut kasus narkoba dan satu lagi CPNS berinisial WR tidak pernah masuk kerja setelah dua minggu diambil sumpah jabatan di kantor wilayah Kemenkum HAM Kepri," kata Surianto, saat dihubungi, Jumat (30/11/2018).

Karena tindakan indisipliner itu, surat pemecatan kedua CPNS ini telah diterbitkan, bahkan surat keputusan (SK) pemecatan juga sudah keluar.

"Sebenarnya kasus yang berat dialami Okkie, sedangkan untuk WR tidak terlalu berat. Namun, karena sejak diambil sumpah jabatan di kantor Wilayah Kemenkum HAM Kepri hingga saat ini tidak kunjung masuk kantor, dengan sangat terpaksa kami lakukan pemberhentian," ujar dia.

WR sendiri sempat dilakukan pemanggilan, namun dari pemanggilan tersebut WR mengaku dirinya tidak bisa bekerja di lapas dan akan memutuskan untuk berhenti.

"Dari sana kami langsung melakukan koordinasi dengan Kakawil Hukum dan Ham Kepri agar segera mengeluarkan SK pemecatan terhadap WR, dan akhirnya dikeluarkanlah SK pemecatannya," ungkap dia.

Baca juga: 113 Napi Kabur dari Lapas Banda Aceh, Ini Arahan Dirjen Pemasyarakatan

Surianto mengatakan, selaku pimpinan, tentu dia berkewajiban menindak tegas setiap penyimpangan yang dilakukan petugas lapas.

"Saya berharap kepada petugas baik yang masih berstatus CPNS maupun PNS, untuk selalu menjaga moral dan etika sehingga tidak ada lagi petugas lapas yang ditindak dan dipecat secara tidak hormat," pungkas dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswi Semester 3 Dituntut Hukuman Mati Gegara Bawa Sabu 20 Kg

Mahasiswi Semester 3 Dituntut Hukuman Mati Gegara Bawa Sabu 20 Kg

Regional
Viral 2 Polisi Pukuli Warga, Kapolres Aceh Timur Datangi Keluarga Korban

Viral 2 Polisi Pukuli Warga, Kapolres Aceh Timur Datangi Keluarga Korban

Regional
2 Polisi Berkelahi dengan ODGJ, Kapolres Aceh Timur: Apa pun Alasannya Itu Tidak Benar

2 Polisi Berkelahi dengan ODGJ, Kapolres Aceh Timur: Apa pun Alasannya Itu Tidak Benar

Regional
Polisi Ini Pakai 2 Bulan Gaji Beli Sapi dan 100 Ekor Ayam untuk Warga Tak Mampu

Polisi Ini Pakai 2 Bulan Gaji Beli Sapi dan 100 Ekor Ayam untuk Warga Tak Mampu

Regional
Usai Bertanya di Mana Golok, Pemuda Ini Bacok Ibu Kandung

Usai Bertanya di Mana Golok, Pemuda Ini Bacok Ibu Kandung

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Mei 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 25 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 25 Mei 2020

Regional
Marak Balon Udara Liar, AirNav: Pilot Sudah Kami Ingatkan

Marak Balon Udara Liar, AirNav: Pilot Sudah Kami Ingatkan

Regional
Kasus Perkelahian 1 Keluarga, Ayah, Adik dan Kakak Jadi Tersangka

Kasus Perkelahian 1 Keluarga, Ayah, Adik dan Kakak Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 Mei 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Mei 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Mei 2020

Regional
Gara-gara BLT, Pejabat Desa Tewas Ditikam

Gara-gara BLT, Pejabat Desa Tewas Ditikam

Regional
Detik-detik Balon Udara Raksasa Jatuh di Kawasan Bandara Ahmad Yani Semarang, Ini Videonya

Detik-detik Balon Udara Raksasa Jatuh di Kawasan Bandara Ahmad Yani Semarang, Ini Videonya

Regional
'Saya Akan Patuh dan Selalu Memakai Masker, Stop Corona Virus'

"Saya Akan Patuh dan Selalu Memakai Masker, Stop Corona Virus"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X