Ada Masalah Teknis, Penumpang Sriwijaya "Ngamuk" Memaksa Turun Pesawat di Bandara Hasanuddin

Kompas.com - 16/11/2018, 21:05 WIB
Para penumpang Sriwijaya SJ589 tujuan Makassar-Jakarta saat turun dari pesawat di Bandara Hasanuddin Makassar akibat tidak adanya kejelasan keberangkatan (16/11/2018) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANPara penumpang Sriwijaya SJ589 tujuan Makassar-Jakarta saat turun dari pesawat di Bandara Hasanuddin Makassar akibat tidak adanya kejelasan keberangkatan (16/11/2018)

MAKASSAR, KOMPAS.com - Penumpang pesawat Sriwijaya dengan nomor penerbangan SJ 589 tujuan Makassar-Jakarta mengamuk dan turun dari pesawat di Bandara Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (16/11/2018) sekitar pukul 20.00 WIT.

Para penumpang ini turun lantaran tidak ada kejelasan terkait keberangkatan setelah sebelumnya sempat mengalami keterlambatan.

Seharusnya, pesawat tersebut dijadwalkan terbang pada pukul 17.45 WIT. Setelah menunggu beberapa jam di ruang tunggu, para penumpang kemudian diperkenankan naik ke dalam pesawat.

Namun, saat hendak menuju landasan pacu, pesawat kemudian kembali ke parkiran. Pilot kemudian memberikan pengumuman dari ruang kemudi memberitahukan bahwa ada kendala teknis pada pesawat tersebut.

Baca juga: 2019, Garuda Indonesia Group Sediakan Wifi Gratis di Pesawat

"Ada kendala elektrikal pada pesawat, sehingga penumpang diminta untuk tetap berada di dalam sambil menunggu perbaikan," ujar pilot, seperti yang terdengar dari pengeras suara.

Selang beberapa menit kemudian, sejumlah penumpang ada yang mengambil barang dari kompartemen bagasi dan menuju ke bagian depan pesawat.

Aksi penumpang tersebut kemudian diikuti penumpang yang lain dengan membawa barang masing-masing.

Meski sempat dihadang dan bernegosiasi dengan petugas kabin pesawat, para penumpang yang terlanjur kesal ini pun kemudian memaksa untuk turun dan meminta pihak maskapai mengganti pesawat.

Para petugas kemudian berupaya menenangkan penumpang dengan meminta mereka untuk kembali ke bangku masing-masing. Sebagian penumpang ada yang masih bertahan di bangku masing-masing, namun selebihnya memilih untuk turun.

Setelah berada di bawah, pada penumpang ini pun sempat cekcok dengan sejumlah petugas. Meski akhirnya seluruh penumpang diminta untuk turun dan kembali ke ruang tunggu keberangkatan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Regional
Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Regional
Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Regional
Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Regional
Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X