Putra Bungsu Nuril: Bapak Jokowi Jangan Suruh Ibu Saya 'Sekolah' Lagi

Kompas.com - 15/11/2018, 19:31 WIB
Foto surat Baiq Nuril dan anaknya, R, yang ditujukan kepada Presiden Jokowi.Twitter: Muhadkly Acho/MuhadklyAcho Foto surat Baiq Nuril dan anaknya, R, yang ditujukan kepada Presiden Jokowi.

MATARAM, KOMPAS.com - Baiq Nuril Maknun, mantan pegawai honorer SMAN 7 Mataram yang terjerat kasus UU ITE dan terancam kembali dipenjara karena putusan Mahkamah Agung (MA), mengirim surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo untuk meminta keadilan.

Ditemui Kompas.com di rumahnya, Nuril memperlihatkan dua pucuk surat yang rencananya dikirimkan kepada presiden.

Satu surat ditulis oleh Nuril dan satu lagi merupakan surat yang ditulis RA (7), putra bungsu Nuril untuk Presiden Jokowi. Nuril mengatakan surat tersebut ditulis sendiri oleh RA.

Isi surat yang ditulis RA sangat sederhana, ia ingin agar ibunya Nuril tidak disuruh "bersekolah" lagi. Kepada awak media, RA membaca ulang isi surat yang ia tulis untuk Presiden.

"Bapak Jokowi, jangan suruh ibu saya 'sekolah' lagi," kata RA sambil terbata-bata membaca.

Nuril mengatakan, selama ini si bungsu tidak tahu bahwa 'sekolah' yang dimaksud adalah kembali menjalani hukuman penjara.

Baca juga: Minta Keadilan, Baiq Nuril dan Anaknya Kirim Surat ke Jokowi

Nuril terancam kembali dipenjara setelah Mahkamah Agung memenangkan kasasi Jaksa Penuntut Umum dan membatalkan putusan bebas Nuril oleh Pengadilan Negeri Mataram.

MA memutuskan Nuril bersalah karena dianggap melanggar Pasal 27 ayat 1 UU ITE. Ia dinyatakan menyebarkan informasi elektronik yang mengandung muatan asusila.

Atas putusan tersebut, Nuril yang telah bebas terancam kembali dipenjara dengan hukuman enam bulan penjara dan denda Rp 500 juta. Dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama tiga bulan.

Nuril mengatakan, ia menulis surat untuk mencari keadilan. Sebab ia merasa tidak pernah mentransmisikan dan mendistribusikan rekaman telepon tersebut seperti yang telah dituduhkan sebelumnya.

"Saya mau minta keadilan, kepada siapa lagi saya meminta keadilan. Mungkin bisa didengar dan tulisan saya ini bisa dibaca. Saya kepingin bebas. Saya minta keadilan, itu saja," jelas Nuril.

LPA beri pendampingan

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram, Nyayu Ernawati mengatakan, hasil keputusan MA sangat berdampak pada ketiga anak Nuril.

Halaman:


Terkini Lainnya

Sutrisno, Penjual Mi Lidi Berdasi yang Sukses Curi Perhatian Pembeli

Sutrisno, Penjual Mi Lidi Berdasi yang Sukses Curi Perhatian Pembeli

Regional
Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Regional
Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

Regional
Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Regional
Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Regional
33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

Regional
Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional

Close Ads X