Mandi Banjir di Depan Rumah, Bocah di Riau Ini Tewas Diterkam Buaya

Kompas.com - 15/11/2018, 15:41 WIB
Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Riza Effyandi dan anggotanya mengevakuasi seorang bocah yang tewas diterkam buaya di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Rokan Hulu, Riau, Kamis (15/11/2018). Kompas.com/Idon TanjungKapolsek Bonai Darussalam Iptu Riza Effyandi dan anggotanya mengevakuasi seorang bocah yang tewas diterkam buaya di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Rokan Hulu, Riau, Kamis (15/11/2018).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Rahmad Andika Saputra, bocah berusia 7 tahun tewas diterkam buaya di depan rumahnya di Dusun I Harapan, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kamis (15/11/2018).

Korban diterkam buaya saat sedang mandi di depan rumahnya yang sedang dilanda banjir.

"Korban kita temukan sudah meninggal dunia di dekat jembatan memasuki rumahnya sekitar 20 meter. Kondisi korban mengalami luka robek akibat gigitan buaya di perut, dada, punggung sebelah kanan," ungkap Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Riza Effyandi, kepada Kompas.com, Kamis.

Baca juga: Jenazah Pemancing yang Diterkam Buaya Ditemukan Tidak Utuh

Mulanya, sekitar pukul 09.00 WIB, korban pamit kepada ibunya, Ayu Lestari, untuk mandi di depan teras rumah panggung yang sedang banjir.

"Pada saat korban akan naik ke teras rumah, ibu korban melihat adanya gelombang air yang cukup besar dan ketika itu korban hilang di dalam air," sebut Riza.

Melihat anaknya hilang, lanjut dia, ibu korban langsung berteriak meminta tolong kepada suaminya, Darman Laia, namun setelah dicari tidak ditemukan.

Beberapa orang saksi yang ikut melakukan pencarian, melihat ada seekor buaya dari jarak sekitar 200 meter dari tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga: Buaya Muncul di Sungai Siak, BBKSDA Riau Lakukan Pengecekan

"Kita melakukan pencarian bersama warga. Sekitar pukul 13.00 WIB, korban berhasil kita temukan, namun sudah meninggal dunia," ujar Riza.

Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke puskesmas setempat.

"Atas kejadian tersebut, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap korban dan membuat pernyataan penolakan autopsi," sebut Riza.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X