Puting Beliung Landa Sumba Barat Daya, Puluhan Rumah Warga Rusak - Kompas.com

Puting Beliung Landa Sumba Barat Daya, Puluhan Rumah Warga Rusak

Kompas.com - 08/11/2018, 19:07 WIB
Ilustrasi puting beliung KOMPAS.COM/ M Wismabrata Ilustrasi puting beliung


TAMBOLAKA, KOMPAS.com - Puting beliung melanda dua kecamatan di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumba Barat Daya Ratu Wulla Talu, mengatakan, dampak dari puting beliung itu menyebabkan 43 rumah warga rusak.

"Dua kecamatan yang terdampak puting beliung yakni Kecamatan Kodi dan Kodi Bangedo," ucap Ratu, kepada Kompas.com, Kamis (8/11/2018).

Baca juga: Anak-anak Korban Puting Beliung di Pulau Pecong Butuh Peralatan Sekolah

Puting beliung itu, lanjut Ratu, menerjang sejumlah kampung di dua kecamatan itu selama dua hari yakni tanggal 4 November dan 5 November 2018 kemarin.

Ratu yang sedang berada di lokasi bencana merinci untuk Desa Wurahomba, terdapat 16 rumah yang rusak. Sedangkan untuk Desa Ate Dalo sebanyak 17 rumah rusak.

Kemudian, Kampung Situs Rangga Baki 3 unit rumah hancur, Kampung Situs Mehang Mata 2 rumah besar yang roboh dan hancur, dan Kampung Situs Buku Bani terdapat 5 rumah besar yang roboh.

Baca juga: Total 30 Bangunan Rusak Dihantam Puting Beliung di Pulau Pecong

Saat ini, lanjut Ratu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Barat Daya sudah memberikan bantuan darurat kepada korban bencana.

"Sekarang tinggal persoalan rumah rusak yang sedang dicarikan solusinya," tutup dia.


Terkini Lainnya

Pria Spanyol Simpan Jenazah Ibunya di Dalam Rumah selama Setahun

Pria Spanyol Simpan Jenazah Ibunya di Dalam Rumah selama Setahun

Internasional
Dikira Anjing Liar, Pemilik Toko Hewan Ternyata Selamatkan Rubah Perak

Dikira Anjing Liar, Pemilik Toko Hewan Ternyata Selamatkan Rubah Perak

Internasional
Ada Gelaran Semarang 10K, Perhatikan Penutupan Ruas-Ruas Jalan Ini

Ada Gelaran Semarang 10K, Perhatikan Penutupan Ruas-Ruas Jalan Ini

Regional
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pesta Seks di Sleman

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pesta Seks di Sleman

Regional
Cegah Jajanan Terkontaminasi E-Coli, Dinkes Depok Imbau Warga Bawa Tempat Makan dan Minum Sendiri

Cegah Jajanan Terkontaminasi E-Coli, Dinkes Depok Imbau Warga Bawa Tempat Makan dan Minum Sendiri

Megapolitan
Sekjen PAN Menduga Kader Palsu PAN Ingin Cari Keuntungan dari Tim Jokowi-Ma'ruf

Sekjen PAN Menduga Kader Palsu PAN Ingin Cari Keuntungan dari Tim Jokowi-Ma'ruf

Nasional
PAN: Mereka Bukan Kader, Mungkin Orang yang Disewa, Dipakaikan Baju PAN untuk Foto

PAN: Mereka Bukan Kader, Mungkin Orang yang Disewa, Dipakaikan Baju PAN untuk Foto

Nasional
Keluarga Korban Lion Air JT 610 Dilarang Gugat Boeing

Keluarga Korban Lion Air JT 610 Dilarang Gugat Boeing

Regional
Bersiap, 'Agen-agen KPK' akan Sambangi Sekolah!

Bersiap, "Agen-agen KPK" akan Sambangi Sekolah!

Edukasi
Kementerian ESDM Pastikan Izin Lingkungan Pertambangan Jadi Kewenangan Pemda

Kementerian ESDM Pastikan Izin Lingkungan Pertambangan Jadi Kewenangan Pemda

Regional
KPAI: Putusan MK Beri Ruang untuk Kesempatan Pendidikan 12 Tahun

KPAI: Putusan MK Beri Ruang untuk Kesempatan Pendidikan 12 Tahun

Nasional
Ada Kasus E-coli, Dinkes Depok Tingkatkan Pengawasan Jajanan Sekolah

Ada Kasus E-coli, Dinkes Depok Tingkatkan Pengawasan Jajanan Sekolah

Megapolitan
Maleo dan Satwa Endemik Jadi Magnet Ekowisata 6 Desa di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Maleo dan Satwa Endemik Jadi Magnet Ekowisata 6 Desa di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Regional
Polri Ungkap Peredaran Sabu 22 Kg dari Malaysia

Polri Ungkap Peredaran Sabu 22 Kg dari Malaysia

Nasional
Nonton Langsung Pesta Seks, Setiap Orang Dipungut Biaya Rp 1,5 Juta

Nonton Langsung Pesta Seks, Setiap Orang Dipungut Biaya Rp 1,5 Juta

Regional

Close Ads X