3 Fakta di Balik Joki Tes CPNS di Makassar, Oknum Dokter Jadi Broker hingga 9 Joki Diburu

Kompas.com - 31/10/2018, 08:04 WIB
Polisi menangkap 6 orang tersangka sindikat perjokian CPNS di Makassar, Selasa (30/10/2018) KOMPAS.com/HENDRA CIPTOPolisi menangkap 6 orang tersangka sindikat perjokian CPNS di Makassar, Selasa (30/10/2018)

KOMPAS.com - Polisi berhasil meringkus empat tersangka yang tertangkap basah menjadi joki tes calon pegawai negeri sipil ( CPNS) Kementerian Hukum dan HAM di Makassar di Aula RRI Kota Makassar pada hari Minggu (28/10/2018) lalu.

Dari hasil penyelidikan para pelaku tersebut, polisi mengamankan dua tersangka lagi. Salah satunya adalah seorang dokter berstatus PNS di Pelindo IV Makassar.

Berikut fakta di balik kasus penangkapan sindikat joki tes CPNS di Makassar

1. Polisi bongkar sindikat joki PNS di Makassar

Ilustrasi tes CPNSKOMPAS/LASTI KURNIA Ilustrasi tes CPNS

Menurut keterangan polisi, keenam tersangka ditangkap saat pelaksanaan tes CPNS di aula kantor RRI, Jalan Riburane, Kota Makassar.

Penangkapan tersebut berawal dari kecurigaan panitia seleksi CPNS saat pemeriksaan KTP dan kartu tes CPNS Kemenkumham di aula RRI Makassar.

Pihak panitia mendapati ada perbedaan pada KTP, kartu tes CPNS dan wajah. Aparat kepolisian yang sedang berjaga di lokasi tes segera mengamankan komplotan tersebut.

“Keempat joki yang ditangkap adalah MT, AL, HW dan AP. Dari hasil pemeriksaan keempatnya, polisi kemudian menangkap Musriadi yang merupakan peserta tes seleksi CPNS serta menangkap dokter Wahyudi yang berperan sebagai broker atau penghubung,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani.

Selain itu, salah satu tersangka bernama Martin Tumpak, tercatat merupakan warga Jalan Pasar Baru, Sunter, Jakarta Utara.

Baca Juga: 6 Anggota Sindikat Joki CPNS Ditangkap, Libatkan Dokter PNS Pelindo IV

2. Oknum dokter PNS di Pelindo IV jadi broker

Ilustrasi tes CPNSKOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA Ilustrasi tes CPNS

Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) membongkar komplotan joki tes seleksi Calon pegawai Negeri Sipil ( CPNS) pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusi ( Kemenkumham) di kota Makassar.

Salah satu joki yang telah tertangkap adalah Polda Sulsel adalah Martin Tumpak (21), warga Sunter, Jakarta Utara.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X