Menkominfo: Jaringan Telekomunikasi di Sulteng Telah Pulih 80 Persen - Kompas.com

Menkominfo: Jaringan Telekomunikasi di Sulteng Telah Pulih 80 Persen

Kompas.com - 13/10/2018, 19:21 WIB
Sejumlah personel Tim SAR menggali reruntuhan bangunan dan rumah untuk menemukan korban di lokasi likuifaksi Balaroa Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (11/10). Memasuki hari ke-14 pascagempa, tsunami dan likuifaksi di Palu, Donggala, dan Sigi, pemerintah menghentikan proses evakuasi korban, sedangkan tanggap darurat diperpanjang hingga dua pekan kedepan. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/ama/18BASRI MARZUKI Sejumlah personel Tim SAR menggali reruntuhan bangunan dan rumah untuk menemukan korban di lokasi likuifaksi Balaroa Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (11/10). Memasuki hari ke-14 pascagempa, tsunami dan likuifaksi di Palu, Donggala, dan Sigi, pemerintah menghentikan proses evakuasi korban, sedangkan tanggap darurat diperpanjang hingga dua pekan kedepan. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/ama/18

NUSA DUA, KOMPAS.com- Jaringan telekomunikasi di Sulawesi Tengah disebut telah pulih lebih dari 80 persen selepas bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi Jumat (28/9/2018) lalu.

"Jaringan telekomunikasi kalau Sulawesi Tengah sudah lebih dari 80 persen. Tetapi kalau di Palu, Donggala, Sigi, itu masih di bawah 80 persen," kata Rudiantara di Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018).

Rudiantara menuturkan, pulihnya jaringan telekomunikasi di Sulawesi Tengah ditentukan oleh ketersediaan pasokan listrik.

Oleh karena itu, ia tidak bisa memprediksi kapan jaringan telekomunikasi pulih 100 persen seperti sebelum bencana terjadi.


Adapun Kemenkominfo telah mengeluarkan kebijakan yang membolehkan pelanggan sebuah operator melakukan roaming dengan operator lainnya.

Baca juga: Kisah Kurir Logistik Gempa Sulteng: Antara Keluarga, Pekerjaan, dan Misi Kemanusiaan

"Misalkan pelanggan operator A (menara) BTS-nya mati, tapi BTS-nya B boleh lah pake jadi pelayanan itu cepat," ujar dia.

Kebijakan itu, kata Rudiantara, akan diterapkan secara temporer selama satu tahun ke depan sejak terjadinya bencana.

Sebelumnya, gempa bumi dan tsunami terjadi di Sulawesi Tenggara khususnya di Palu dan Donggala pada Jumat (28/9/2018) lalu. Bencana itu sempat membuat jaringan telekomunikasi terputus sama sekali.


Terkini Lainnya

Bikin Geger Perancis, Siapa Pelaku Penembakan Pasar Natal Strasbourg?

Bikin Geger Perancis, Siapa Pelaku Penembakan Pasar Natal Strasbourg?

Internasional
Bupati Cianjur Ditangkap KPK, Mendagri Prihatin

Bupati Cianjur Ditangkap KPK, Mendagri Prihatin

Nasional
Yusril Sebut Ada Kemungkinan Gugat KPU ke DKPP

Yusril Sebut Ada Kemungkinan Gugat KPU ke DKPP

Nasional
17 Desember, 120 Unit Huntara di Sulawesi Tengah Siap Dihuni

17 Desember, 120 Unit Huntara di Sulawesi Tengah Siap Dihuni

Nasional
Tantangan Literasi Era Digital dan Peribahasa 'Kebo Nyusu Gudel'

Tantangan Literasi Era Digital dan Peribahasa "Kebo Nyusu Gudel"

Edukasi
Menurut Menteri Perdagangan, Pasar Tradisional Kini Sudah Mulai Naik Kelas

Menurut Menteri Perdagangan, Pasar Tradisional Kini Sudah Mulai Naik Kelas

Nasional
Pelaku Pencabulan Menjerit Kesakitan, Eksekusi Cambuk Sempat Dihentikan

Pelaku Pencabulan Menjerit Kesakitan, Eksekusi Cambuk Sempat Dihentikan

Regional
La Nyalla Akui Jokowi PKI Hanya Karangan, Ini Kata Airlangga Hartarto

La Nyalla Akui Jokowi PKI Hanya Karangan, Ini Kata Airlangga Hartarto

Nasional
DPRD DKI Minta Jakpro Hentikan Pembangunan Pusat Kuliner Pluit

DPRD DKI Minta Jakpro Hentikan Pembangunan Pusat Kuliner Pluit

Megapolitan
Pastikan Gunung Merapi Aman Jelang Natal dan Tahun Baru, Menteri Jonan Tinjau Pos Pantau di Yogyakarta

Pastikan Gunung Merapi Aman Jelang Natal dan Tahun Baru, Menteri Jonan Tinjau Pos Pantau di Yogyakarta

Regional
Polri dan TNI Diminta Bersinergi Usut Tuntas Perusakan Polsek Ciracas

Polri dan TNI Diminta Bersinergi Usut Tuntas Perusakan Polsek Ciracas

Nasional
PDI-P Ingatkan Gerindra dan PKS, Wagub DKI Jangan Jadi Ban Serep

PDI-P Ingatkan Gerindra dan PKS, Wagub DKI Jangan Jadi Ban Serep

Megapolitan
Guru Besar Ilmu Komunikasi Unair Bermimpi Go-Jek Bisa Gantikan Whatsapp

Guru Besar Ilmu Komunikasi Unair Bermimpi Go-Jek Bisa Gantikan Whatsapp

Nasional
Penghapusan Sanksi PKB, Samsat Jakarta Barat Tambah Jam Pelayanan

Penghapusan Sanksi PKB, Samsat Jakarta Barat Tambah Jam Pelayanan

Megapolitan
Sampah Plastik Kotori Kawasan Tempat Penyu Membangun Sarang di Pantai Trisik

Sampah Plastik Kotori Kawasan Tempat Penyu Membangun Sarang di Pantai Trisik

Regional

Close Ads X