Sampan Pemancing Terbalik di Dam Tambesi Batam, 2 Orang Hilang - Kompas.com

Sampan Pemancing Terbalik di Dam Tambesi Batam, 2 Orang Hilang

Kompas.com - 12/10/2018, 18:29 WIB
Dua warga Batam hilang di Dam Tembesi, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) setelah sampan yang mereka tumpangi untuk memancing terbalik, Jumat (12/10/2018).KOMPAS.COM/ HADI MAULANA Dua warga Batam hilang di Dam Tembesi, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) setelah sampan yang mereka tumpangi untuk memancing terbalik, Jumat (12/10/2018).

BATAM, KOMPAS.com - Dua warga Batam hilang di Dam Tembesi, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) setelah sampan yang mereka tumpangi untuk memancing terbalik, Jumat (12/10/2018).

Kepala Seksi Operasi SAR Tanjungpinang Eko Suprianto kepada Kompas.com mengatakan kejadian ini pertama kali diketahui dan dilaporkan oleh Rahman (43), warga Tiban Berlian.

"Yang melaporkan kejadian ini Rahman, salah satu korban yang selamat. Di atas sampan ada 3 orang termasuk dua korban yang sampai saat ini masih hilang dan belum ditemukan," kata Eko.


Dijelaskan Eko, saat kejadian berlangsung, Rahman, Juhanta (68) dan Kardi (34) yang merupakan satu keluarga, tengah asyik memancing.

Entah kenapa, tiba-tiba saja sampan yang mereka tumpangi terbalik hingga ketiganya tercebur ke dam.

"Dari kejadian ini yang berhasil selamat hanya Rahman, sementara ayah dan adiknya yakni Juhanta dan Kardi menghilang," jelas Eko.

Baca juga: Bus Terbalik di Kenya, 50 Penumpang Dilaporkan Tewas

Hingga sore ini, petugas BNPP pos Batam bersama pihak kepolisian dan warga setempat masih melakukan pencarian terhadap kedua korban yang hilang ini.

Bahkan, selain melakukan penyisiran di pinggiran Dam Tembesi, pencarian juga dilakukan dengan melakukan penyelaman di lokasi tempat terbaliknya sampan yang digunakan ketiganya.

"Jika hingga pukul 18.30 WIB keduanya tidak juga ditemukan, maka pencarian akan dihentikan dan dilanjutkan esok harinya, dimulai sekiar pukul 06.00 WIB pagi," ungkap Eko.


Terkini Lainnya

DPRD DKI Minta Jakpro Hentikan Pembangunan Pusat Kuliner Pluit

DPRD DKI Minta Jakpro Hentikan Pembangunan Pusat Kuliner Pluit

Megapolitan
Pastikan Gunung Merapi Aman Jelang Natal dan Tahun Baru, Menteri Jonan Tinjau Pos Pantau di Yogyakarta

Pastikan Gunung Merapi Aman Jelang Natal dan Tahun Baru, Menteri Jonan Tinjau Pos Pantau di Yogyakarta

Regional
Polri dan TNI Diminta Bersinergi Usut Tuntas Perusakan Polsek Ciracas

Polri dan TNI Diminta Bersinergi Usut Tuntas Perusakan Polsek Ciracas

Nasional
PDI-P Ingatkan Gerindra dan PKS, Wagub DKI Jangan Jadi Ban Serep

PDI-P Ingatkan Gerindra dan PKS, Wagub DKI Jangan Jadi Ban Serep

Megapolitan
Guru Besar Ilmu Komunikasi Unair Bermimpi Go-Jek Bisa Gantikan Whatsapp

Guru Besar Ilmu Komunikasi Unair Bermimpi Go-Jek Bisa Gantikan Whatsapp

Nasional
Penghapusan Sanksi PKB, Samsat Jakarta Barat Tambah Jam Pelayanan

Penghapusan Sanksi PKB, Samsat Jakarta Barat Tambah Jam Pelayanan

Megapolitan
Sampah Plastik Kotori Kawasan Tempat Penyu Membangun Sarang di Pantai Trisik

Sampah Plastik Kotori Kawasan Tempat Penyu Membangun Sarang di Pantai Trisik

Regional
Pohon Natal Tertinggi di Asia Tenggara di Siantar Dipercantik

Pohon Natal Tertinggi di Asia Tenggara di Siantar Dipercantik

Regional
Mitra Kukar Terdegradasi, Dukungan Mitman Tetap Militan Sampai Mati

Mitra Kukar Terdegradasi, Dukungan Mitman Tetap Militan Sampai Mati

Regional
'Taxiway' Ambles, Lion Air Gagal Terbang di Bandara Juanda, 195 Penumpang Diturunkan

"Taxiway" Ambles, Lion Air Gagal Terbang di Bandara Juanda, 195 Penumpang Diturunkan

Regional
Begini Model Kantong Belanja dari Tepung Singkong yang Akan Digunakan di Bekasi

Begini Model Kantong Belanja dari Tepung Singkong yang Akan Digunakan di Bekasi

Megapolitan
Dua Pencuri di Australia Bobol Bank Pakai Eskavator

Dua Pencuri di Australia Bobol Bank Pakai Eskavator

Internasional
Reaktivasi Jalur KA Cibatu-Garut, Nenek Marsinah Bingung Cari Tanah Pengganti

Reaktivasi Jalur KA Cibatu-Garut, Nenek Marsinah Bingung Cari Tanah Pengganti

Regional
2 Motor Tabrakan di Kupang, 2 Orang Tewas dan 1 Kritis

2 Motor Tabrakan di Kupang, 2 Orang Tewas dan 1 Kritis

Regional
Pemerintah Sarankan Rumah Hunian Sementara di Lombok Tak Berbahan Dasar Kayu

Pemerintah Sarankan Rumah Hunian Sementara di Lombok Tak Berbahan Dasar Kayu

Nasional

Close Ads X