Kebakaran Rumah di Cimahi, Ibu dan 2 Anaknya Tewas Terbakar - Kompas.com

Kebakaran Rumah di Cimahi, Ibu dan 2 Anaknya Tewas Terbakar

Kompas.com - 12/10/2018, 11:13 WIB
Kebakaran.Thinkstock Kebakaran.

BANDUNG, KOMPAS.com - Sebuah rumah di Jalan Cihanjuang, Kampung Babud, Kelurahan Cibabat, Cimahi utara, hangus terbakar. Akibatnya, ibu dan dua anak tewas dalam kebakaran tersebut. 

Kasi Penanggulangan dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Cimahi, Ruli S menjelaskan, kebakaran terjadi Kamis (11/10/2018) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Namun pihaknya baru mendapatkan laporan 24 menit kemudian. Tiga unit kendaraan Pancar yang membawa 13.000 liter air pun diterjunkan untuk memadamkan api.

"Laporannya memang terlambat, Kami mendapatkan laporan sekitar pukul 21.54 WIB, itu pun bukan dari warga melainkan dari info di Bandung. 10 menit kami tiba di lokasi, namun rumah sudah terbakar 100 persen," jelas Ruli yang dihubungi, Jumat (12/10/2018).

Baca juga: Kebakaran Hebat Landa Permukiman di Medan, 22 Rumah Ludes Terbakar

Rumah permanen seluas 48 m2 itu pun telah diselimuti api. Petugas langsung melakukan pemadaman dengan membloking api guna mencegah terjadinya perluasan kebakaran ke bangunan lainnya.

Pemadaman sendiri memang cukup menyulitkan mengingat kondisi rumah yang terbakar berada di pemukiman padat penduduk dengan akses jalan yang sulit dilalui kendaran Pancar.

Hal itu memaksa petugas mencari akses lain untuk mendekati titik api dan memadamkannya.

"Lokasi kebarakan di pemukiman padat penduduk, dari gang menuju titik kebakaran saja 140 meter dari jalan utama. Akhirnya unit kita masuk dari kantor wali kota, panjat tembok gedung CCH, untuk mendekati titik api," jelasnya.

Blocking pun dilakukan untuk mencegah api menjalar. 21 menit kemudian api berhasil dijinakan dan dipadamkan petugas.

Menurut Ruli, rumah yang terbakar itu dihuni 2 kepala Keluarga. Namun saat kebakaran hanya ada satu keluarga yang terjebak di dalamnya.

Saat itu, kondisi rumah dalam keadaan mati lampu, penghuni rumah kemudian menyalakan penerangan lilin. Entah bagaimana, kebakaran pun terjadi.

Baca juga: Kebakaran di Proyek Gress Mall Dikabarkan Hanguskan Puluhan Motor

 

Menurut Ruli, rumah seluas 48 m2 itu disekat menjadi dua. Anak dan ibu tersebut mendiami ruang sekat sebesar 20 meter itu.

Saat kebakaran terjadi, diduga ibu dan dua anaknya ini terjebak api, karena posisi ruangan yang berada di sudut rumah.

Kebakaran pun cepat membesar lantaran terdapat bahan yang mudah terbakar seperti buku, pakaian kain, hingga kayu triplek.

"Di kondisi sempit itu, diduga mereka pasti keracunan asap terebih dahulu," ujarnya.

Ibu dan dua anak itu pun ditemukan meninggal dalam kondisi hangus terbakar.

"Diduga mereka sempat terbangun karena tidak bisa keluar posisi di sudut. Anak yang satu ditemukan dalam kondisi duduk, dua orang lagi dalam keadaan terbakar," ucapnya.

"Tiga orang yang merupakan ibu dan dua anaknya itu pun ditemukan dalam keadaan meninggal dengan kondisi tubuh yang tidak dikenali," tambahnya.

Ketiga korban ini diketahui satu orang dewasa wanita bernama Nur Hayati (35), dan dua anak bernama Alma Khusnul Khotimah (11), serta Hana Khoirunisa (3).

"Dugaan sementara penyebab kebakaran dari lilin, karena sebelum terjadi kebakaran sedang terjadi pemadaman aliran istrik," ujar IC Rescue Damkar Cimahi, Erik Rukmana.


Terkini Lainnya

Presiden Jokowi Batal Hadiri Acara Peringatan Hari HAM Internasional

Presiden Jokowi Batal Hadiri Acara Peringatan Hari HAM Internasional

Nasional
Di Tasmania, Sampah Plastik dan Kaca Dijadikan Pengganti Aspal

Di Tasmania, Sampah Plastik dan Kaca Dijadikan Pengganti Aspal

Internasional
Putin Mengaku Pernah Nyaris Dikepung Beruang saat di Alam Liar

Putin Mengaku Pernah Nyaris Dikepung Beruang saat di Alam Liar

Internasional
Ada Ekstasi di Burger Bocah 4 Tahun, 3 Pegawai Restoran Ditangkap

Ada Ekstasi di Burger Bocah 4 Tahun, 3 Pegawai Restoran Ditangkap

Internasional
Kejar Pelaku Pembantaian di Nduga Papua, Tim Gabungan Gunakan Granat Pelontar, Bukan Bom

Kejar Pelaku Pembantaian di Nduga Papua, Tim Gabungan Gunakan Granat Pelontar, Bukan Bom

Nasional
Kejari Denpasar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan Narkotika Senilai Rp 2 Miliar

Kejari Denpasar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan Narkotika Senilai Rp 2 Miliar

Regional
Tanggul Laut di Muara Baru Bocor, Warga Khawatir Jebol

Tanggul Laut di Muara Baru Bocor, Warga Khawatir Jebol

Megapolitan
Cegah Pohon Tumbang, 57.000 Lebih Pohon di Jakarta Dipangkas

Cegah Pohon Tumbang, 57.000 Lebih Pohon di Jakarta Dipangkas

Megapolitan
Truk Tangki Pertamina Terperosok, BBM Tumpah dan Jadi Rebutan Warga

Truk Tangki Pertamina Terperosok, BBM Tumpah dan Jadi Rebutan Warga

Regional
Mulai 18 Desember, Garuda Indonesia Buka 2 Rute Penerbangan dari Bandara Kertajati

Mulai 18 Desember, Garuda Indonesia Buka 2 Rute Penerbangan dari Bandara Kertajati

Regional
Kabel yang Menjuntai hingga Hampir Menyentuh Jalan di Bekasi Diperbaiki

Kabel yang Menjuntai hingga Hampir Menyentuh Jalan di Bekasi Diperbaiki

Megapolitan
Hilang 30 Tahun Lalu di Himalaya, Jenazah Dua Pria Berhasil Ditemukan

Hilang 30 Tahun Lalu di Himalaya, Jenazah Dua Pria Berhasil Ditemukan

Internasional
“Dulu Kami Takut Kalau Ada TNI atau Polri, tapi Sekarang Terbantu secara Ekonomi”

“Dulu Kami Takut Kalau Ada TNI atau Polri, tapi Sekarang Terbantu secara Ekonomi”

Nasional
Jokowi: Anggaran Jangan Habis untuk Rapat dan Perjalanan Dinas

Jokowi: Anggaran Jangan Habis untuk Rapat dan Perjalanan Dinas

Nasional
Kunjungi Timor Leste, Gubernur Viktor Berdansa Diiringi Alunan Suara Mari Alkatiri

Kunjungi Timor Leste, Gubernur Viktor Berdansa Diiringi Alunan Suara Mari Alkatiri

Regional

Close Ads X