Kompas.com - 06/10/2018, 19:54 WIB
Ulama muda di Jawa Barat yang tergabung dalam Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) Jawa Barat mendeklarasikan dukungan politiknya untuk Calon Presiden-Wakil Presiden Joko Widodo-Maruf.
Dok Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) Jawa Barat Ulama muda di Jawa Barat yang tergabung dalam Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) Jawa Barat mendeklarasikan dukungan politiknya untuk Calon Presiden-Wakil Presiden Joko Widodo-Maruf.

SEMARANG, KOMPAS.com - Sejumlah ulama muda Jawa Tengah yang tergabung di dalam Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) mendeklarasikan dukungan untuk pasangan nomor urut 1 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Deklarasi dukungan digelar di Semarang, Sabtu (6/10/2018). Ratusan orang hadir di dalam deklarasi pemenangan tersebut.

"Ini deklarasi Samawi di Jawa Tengah, nanti kami lakukan di 29 kabupaten di Jateng sebagai wujud ikhtiar kawula muda memenangkan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin," ujar Ketua Samawi Jateng Ahmad Aris Noeris atau Gus Noeris, pada Sabtu sore.

Baca juga: Bertemu Maruf Amin, Puluhan Ulama dan Habib Nyatakan Dukungan


Pria yang disapa Gus Noeris menjelaskan, setelah deklarasi Samawi Jawa Tengah akan diikuti dengan konsolidasi internal untuk pemenangan pasangan tersebut.

Ia yakin Samawi Jawa Tengah akan menyumbang suara signifikan untuk pemenangan pasangan nomor urut 1 itu.

"Kekuatan kami banyak didominasi putra kiai, guru madin, kiai muda yang ada di berbagai pelosok pesantren, santri milenial dan itu cukup banyak di Jateng. Kami semua siap menangkan pasangan nomor satu," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gus Noeris menambahkan, gerakan Samawi tidak terafiliasi dengan partai politik. Gerakan bersifat sukarela untuk mereka yang ingin berjuang memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

Samawi menilai figur Joko Widodo adalah pemimpin yang menghormati para ulama dan memberi penghargaan atas keberadaan pondok pesantren.

"Kami independen, tidak ada kaitan dengan partai. Alasan kami mendukung Pak Jokowi karena melihat kinerja beliau, komitmen membangun NKRI dan penghormatan pada ulama kiai, pesantren di Indonesia," pungkasnya. 

Kompas TV Menurut Sandi debat harus dapat dipahami seluruh masyarakat sehingga sebaiknya menggunakan Bahasa Indonesia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.