Pemilik Sabu yang Janjikan Upah 40 Juta kepada Aziz Ditangkap saat Pesta Narkoba

Kompas.com - 27/09/2018, 21:31 WIB
2 Bungkus sabu yang berhasil diamankan dari tangan Abdul Aziz (24), calon penumpang maskapai Lion Air yang akan berangkat dari Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menuju Kuala Namo, Medan, Sumatera Utara (Sumut) sekitar pukul 10.55 WIB, Selasa (25/9/2018) pagi kemarin. DOK EKO2 Bungkus sabu yang berhasil diamankan dari tangan Abdul Aziz (24), calon penumpang maskapai Lion Air yang akan berangkat dari Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menuju Kuala Namo, Medan, Sumatera Utara (Sumut) sekitar pukul 10.55 WIB, Selasa (25/9/2018) pagi kemarin.

BATAM, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri menangkap M Solihin, bandar narkoba yang menjanjikan upah Rp 40 juta untuk Abdul Aziz (24), calon penumpang maskapai Lion Air yang tertangkap membawa sabu 956 gram di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Pelaku ditangkap saat pesta sabu di kamar kosan temannya.

"Pelaku kami amankan usai menggelar pesta sabu di kediaman temannya, Udin yang juga merupakan karyawan Hotel Musik, tempat Abdul Aziz menginap sebelum akhirnya terbang ke Medan membawa sabu tersebut," kata Direktur Ditresnarkoba Polda Kepri, Kombes K Yani Sudarto, Kamis (27/9/2018).

Yani, begitu panggilan akrabnya, mengatakan, hasil dari pemeriksaan sementara, Solihin mengaku sabu tersebut didapatnya dari Malaysia dan akan dikirimkan ke Medan.

"Kata pelaku hal ini dilakukannya berdasarkan permintaan jaringan yang ada di Malaysia, yang komunikasinya melalui jaringan telepon," jelas Yani.

Baca juga: Dijanjikan Upah Rp 40 Jutaan, Aziz Nekat Antarkan Sabu ke Medan

Dari tangan pelaku, personel Ditresnarkoba Polda Kepri mengamankan sabu 40 gram yang merupakan sisa pesta.

"Saat dites urine, keduanya juga positif narkoba," terang Yani.

Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan karena diduga masih ada jaringan lainnya di Batam yang memiliki hubungan dengan Solihin.

Terungkapnya jaringan Solihin di Batam ini berawal dari penangkapan Abdul Aziz (24), calon penumpang maskapai Lion Air yang membawa sabu 956 gram. Aziz menyimpan narkotika itu di dalam tas.

Aziz tertangkap saat melintasi x-ray pintu masuk Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Selasa (25/9/2018) sekitar pukul 10.55 WIB. Rencananya, Aziz terbang ke Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara.

Baca juga: Bawa 4,3 Kg Sabu, Warga Malaysia Ditangkap di Batam

Dari penangkapan Azia, petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mendiuk Solihin dan Udin saat mereka pesta sabu di Hotel Musik.

Saat ini Aziz, Solihin dan Udin diamankan di Ditresnarkoba Polda Kepri dan masih diperiksa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

Regional
Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Regional
Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Regional
Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang 'Om, Maaf ya Om'

Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang "Om, Maaf ya Om"

Regional
Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Regional
Kondisi Mengenaskan Balita yang Dianiaya, Kelamin Bengkak dan Perut Mengeras

Kondisi Mengenaskan Balita yang Dianiaya, Kelamin Bengkak dan Perut Mengeras

Regional
Kasus Covid-19 Mulai Landai, Kadinkes Bali: Hanya Saja Angka Kematian Selalu Ada Setiap Hari

Kasus Covid-19 Mulai Landai, Kadinkes Bali: Hanya Saja Angka Kematian Selalu Ada Setiap Hari

Regional
Kota Depok Kembali Jadi Zona Merah Covid-19

Kota Depok Kembali Jadi Zona Merah Covid-19

Regional
Kasus Dugaan Penganiayaan Dosen UMI Makassar, Polisi Periksa 5 Orang Saksi

Kasus Dugaan Penganiayaan Dosen UMI Makassar, Polisi Periksa 5 Orang Saksi

Regional
Perjuangan Pengemudi Ojol Saat Pandemi, Mengais Rezeki dan Menjamin Pelanggan Tak Tertular Covid-19

Perjuangan Pengemudi Ojol Saat Pandemi, Mengais Rezeki dan Menjamin Pelanggan Tak Tertular Covid-19

Regional
Seorang Pria Tewas Usai Lompat dari Jembatan Ampera Palembang

Seorang Pria Tewas Usai Lompat dari Jembatan Ampera Palembang

Regional
Polemik Proyek 'Jurassic Park', Pemprov NTT: Harus Dibedakan Pulau Rinca dan Pulau Komodo

Polemik Proyek "Jurassic Park", Pemprov NTT: Harus Dibedakan Pulau Rinca dan Pulau Komodo

Regional
Ada Materi soal Covid-19 dalam Debat Pertama, Gibran: Sudah Makanan Tiap Hari

Ada Materi soal Covid-19 dalam Debat Pertama, Gibran: Sudah Makanan Tiap Hari

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 Oktober 2020

Regional
Program Petahana dan Adik Menaker di Pilkada Mojokerto, Kartu UMKM Keren Jadi Andalan

Program Petahana dan Adik Menaker di Pilkada Mojokerto, Kartu UMKM Keren Jadi Andalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X