Bawa Ganja, 2 Perempuan Ini Ditangkap Saat Besuk Narapidana

Kompas.com - 25/09/2018, 07:59 WIB
Ilustrasi ganja. ThinkstockphotosIlustrasi ganja.

SEMARANG, KOMPAS.com – Nasib kurang baik menimpa dua pengunjung wanita yang hendak membesuk narapidana di Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas) Kelas IA Kedungpane, di Jalan Raya Ngaliyan-Boja, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Senin (24/9/2018) kemarin.

Dua perempuan berinisial ARM dan SKY ditangkap karena kedapatan membawa ganja yang dibungkus di dalam kertas saat hendak masuk.

Temuan itu disampaikan Kepala Lapas Kedungpane Dadi Mulyadi.

Berdasarkan prosedur tetap pemeriksaan, setiap pengunjung yang ingin membesuk wajib diperiksa.

Kedua perempuan itu turut diperiksa saat hendak membesuk oleh petugas layanan kunjungan bernama Sunarti.

Tak disangka, setelah keduanya diperiksa dan badan serta barang bawaannya digeledah, petugas menemukan ganja.

“Berdasarkan pemeriksaan petugas, dua perempuan itu teman dari Ardi Prasetyo yang saat ini mendekam di Lapas Semarang,” kata Dadi.

Baca juga: Perusahaan di Kanada Ini Buka Lowongan Kerja sebagai Tester Ganja

Mendapati pengunjung membawa narkotika, dua perempuan itu seketika diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.

Petugas juga meminta dua pengunjung tersebut melakukan tes urine.

Setelah diamankan, petugas melapor temuan itu ke Kepolisian Sektor Ngaliyan, Kota Semarang. Polisi pun datang ke lapas dan menerima temuan itu beserta barang bukti ganja dalam bungkusan kertas itu.

“Barang bukti yang sudah disita antara lain ganja dalam bungkusan kertas dan satu ponsel,” tambahnya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Pejabat Pemkab Jember Bakal Dipanggil Paksa Polisi Hadiri Rapat Angket

4 Pejabat Pemkab Jember Bakal Dipanggil Paksa Polisi Hadiri Rapat Angket

Regional
Kapal Kayu Bawa 14 Penumpang Tenggelam di Banggai Laut, Sulawesi Tengah

Kapal Kayu Bawa 14 Penumpang Tenggelam di Banggai Laut, Sulawesi Tengah

Regional
Limbah Minyak Hitam Cemari Perairan Bintan, Plt Gubernur Kepri Marah

Limbah Minyak Hitam Cemari Perairan Bintan, Plt Gubernur Kepri Marah

Regional
Harimau Pemangsa Manusia di Muara Enim Bakal Dilepas ke Habitat Semula

Harimau Pemangsa Manusia di Muara Enim Bakal Dilepas ke Habitat Semula

Regional
Kronologi Oknum Guru Pukul Mantan Siswa dengan Besi Tiang Net Bulu Tangkis

Kronologi Oknum Guru Pukul Mantan Siswa dengan Besi Tiang Net Bulu Tangkis

Regional
Ibunda Eksekutor Hakim PN Medan: Anak Saya Penyayang, Membunuh Binatang Pun Tidak Akan Tega

Ibunda Eksekutor Hakim PN Medan: Anak Saya Penyayang, Membunuh Binatang Pun Tidak Akan Tega

Regional
Wali Kota Hendi Minta Keunggulan Kelurahan Plamongansari Dipertahankan

Wali Kota Hendi Minta Keunggulan Kelurahan Plamongansari Dipertahankan

Regional
Anggota Brimob Todong Warga dan Lepaskan Tembakan di Lokasi Wisata, Kapolres Polman Minta Maaf

Anggota Brimob Todong Warga dan Lepaskan Tembakan di Lokasi Wisata, Kapolres Polman Minta Maaf

Regional
Kronologi Anggota Brimob Todongkan Senjata ke Warga dan Lepaskan Tembakan gara-gara Karcis

Kronologi Anggota Brimob Todongkan Senjata ke Warga dan Lepaskan Tembakan gara-gara Karcis

Regional
Niat Prank Bunuh Diri di Jembatan, Mahasiswi di Bali Diamankan Warga

Niat Prank Bunuh Diri di Jembatan, Mahasiswi di Bali Diamankan Warga

Regional
Siswa SMK Ini Ciptakan Tangan Robot Khusus Disabilitas dengan Harga Murah

Siswa SMK Ini Ciptakan Tangan Robot Khusus Disabilitas dengan Harga Murah

Regional
Kasus Korupsi Hibah Pilwalkot, Eks Sekretaris KPU Makassar Divonis 5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Hibah Pilwalkot, Eks Sekretaris KPU Makassar Divonis 5 Tahun Penjara

Regional
Dibentak dan Dikeroyok Warga, Alasan Anggota Brimob Todongkan Senjata dan Lepaskan Tembakan Berkali-kali

Dibentak dan Dikeroyok Warga, Alasan Anggota Brimob Todongkan Senjata dan Lepaskan Tembakan Berkali-kali

Regional
Sejumlah Pejabat Pemkab Mojokerto dan Nganjuk Diperiksa KPK

Sejumlah Pejabat Pemkab Mojokerto dan Nganjuk Diperiksa KPK

Regional
Hasil Forensik Tak Ditemukan Tanda Penganiayaan dalam Kerangka Manusia di Bandung

Hasil Forensik Tak Ditemukan Tanda Penganiayaan dalam Kerangka Manusia di Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X