Kompas.com - 23/09/2018, 23:25 WIB
Pengeroyokan. Tribunnews.comPengeroyokan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi menangkap 10 orang terduga pelaku pengeroyokan hingga meninggal dunia terhadap pemuda bernama Haringga Sirla saat laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/9/2018).

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana mengatakan para pelaku ditangkap tak lama setelah kejadian. Ia menuturkan, dari 10 terduga pelaku, lima di antaranya sudah mengakui terlibat.

"Sampai saat ini kita sudah mengamankan 10 orang yang kita duga sebagai pelaku. Dari 10 orang ini, sejauh ini lima orang sudah mengakui telah melakukan perbuatan tersebut," kata Yoris saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Minggu malam.

Selain itu, kata Yoris, pihaknya turut memeriksa delapan orang saksi terkait insiden tersebut.

Baca juga: Ridwan Kamil: Turut Berduka untuk Suporter yang Meninggal Tadi Siang

"Di luar 10 orang tadi, kita sudah memeriksa 8 orang saksi. Sekarang sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif. Saat ini semua masih diperiksa. Kita akan menyimpulkan setelah dilakukan pemeriksaan 1x24 jam," ujar Yoris. 

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana saat ditemui wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Minggu (23/9/2018).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana saat ditemui wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Minggu (23/9/2018).
Yoris juga akan memeriksa rekaman kamera pengawas di area stadion untuk mengumpulkan informasi tambahan.

"Dan saat ini kami Satreskrim Polrestabes Bandung akan melakukan penyelidikan lebih lebih lanjut dan penyidikan kepada para pelaku dan juga saksi serta. Kita akan mempelajari CCTV untuk melakukan penangkapan dan mengidentifikasi para pelaku yang lain," tutur Yoris.

Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda yang diketahui bernama Haringga Sirla tewas dikeroyok sejumlah orang saat laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) siang.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung Yoris menuturkan, insiden itu terjadi di Gerbang Biru area parkir bagian utara stadion sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca juga: Persib Vs Persija, Satu Orang Meninggal Dikeroyok

Yoris mengatakan dari hasil pantauan kamera pengawas, korban mengalami luka di bagian kepala. 

"Masih dalam penyidikan tetapi kalau kita lihat di dalam CCTV ada yang menggunakan sajam benda tumpul, kayu dan sebagainya ini sudah kita lakukan penyitaan," tuturnya.

"Berdasarkan pemeriksaan saksi, korban ini lari ke arah tukang bakso dan minta diselamatkan pada saat itu meminta tolong. Pada saat itu banyak yang menarik korban dan melakukan penganiayaan," papar Yoris.

Baca juga: Kronologi Pengeroyokan Pemuda hingga Tewas Jelang Laga Persib Vs Persija

Yoris pun belum bisa memastikan motif dari kejadian tersebut. Saat ini, korban tengah dilakukan otopsi di RS Polri Sartika Asih Bandung.

"Jenazah korban saat ini akan dilakukan otopsi di RS Sartika Asih. Kita akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya dan juga Polres di Jakarta untuk bisa mengetahui keluarga korban. Karena sampai saat ini kita belum bisa mendapatkan handphone dan belum bisa menghubungi keluarga korban," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X