Mulai Dioperasikan Penuh, Tarif Tol Palindra Berubah

Kompas.com - 20/09/2018, 18:36 WIB
Gerbang ol Palembang- Inderalaya yang memiliki panjang 22kilometer akan mulai dioperasikan secara penuh pada Jumat (21/9/2018) besok. Setelah dioperasikan, tarif pun akan berubah terhitung sejak pukul 00.00WIB dini hari nanti. KOMPAS.com/ Aji YK PutraGerbang ol Palembang- Inderalaya yang memiliki panjang 22kilometer akan mulai dioperasikan secara penuh pada Jumat (21/9/2018) besok. Setelah dioperasikan, tarif pun akan berubah terhitung sejak pukul 00.00WIB dini hari nanti.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Tarif tol Palembang-Inderalaya (Palindra) akan mengalami perubahan pada Jumat (21/0/2018) besok, setelah tol pertama di Sumatera Selatan tersebut resmi dioperasikan secara penuh.

Sejak difungsikan beberapa bulan lalu, tol Palindra yang memiliki panjang 22 kilometer itu menetapkan tarif sebesar Rp 6.000 untuk kendaraan di tol seksi satu. Sementara gerbang tol seksi dua dan tiga masih digratiskan untuk umum karena masih dalam proses finishing.

Kepala Operasional Tol Palindra, Darwan Edison mengatakan, perubahan tarif tersebut yakni dari seksi satu hingga seksi tiga. Besaran tarif tersebut untuk golongan satu dikenakan Rp 911 per kilometer yang sebelumnya Rp 781 per kilometer.


Selanjutnya, golongan 2 yang sebelumnya Rp 1.106 per kilometer kini menjadi Rp 1.367 per kilometer. Tarif golongan tiga mengalami penurunan dari Rp 1.497 per kilometer menjadi Rp 1.367 per kilometer. Harga yang sama diberlakukan untuk golongan empat dan golongan lima.

“Pemberlakukan mulai pada pukul 00.00 WIB dini hari nanti, karena tol Palindra sudah beroperasi secara penuh,” kata Darwan, Kamis (20/9/2018).

Baru Difungsikan 10 Hari, Tol Palindra Alami Peningkatan Jumlah Pengguna

Darwan melanjutkan, meski mengalami kenaikan, namun tarif tol Palindra sampai saat ini masih terbilang murah dibanding tarif tol di Pulau Jawa.

Selain itu, pihak pengelola tol Palindra akan memberikan pengumuman terkait kenaikan tarif tersebut agar para pengguna tidak terkejut.

“Dari catatan kita ada 14.000 kendaraan yang masuk ke sini sejak tol Palindra difungsikan. Dengan rincian, dari golongan 1 yakni sebesar 85 persen, sedangkan untuk non golongan 1, yakni sebanyak 15 persen. Untuk golongan 1 yakni kendaraan jenis pribadi, bus dan beberapa kendaraan kecil lainnya. Sedangkan untuk non golongan 1 yaitu truk atau kendaraan besar lainnya,” ujarnya.

H-9 Lebaran, Pengerjaan Jalan Tol Palindra Dikebut

Para petugas di tol Palindra pun, menurutnya, memberikan layanan ekstra kepada pengguna. Setiap petugas pintu gerbang akan siap untuk isi ulang saldo penggunaan, sehingga para pengguna tol Palindra tidak kebingungan jika kehabisan saldo.

“Pengemudi juga harus siapkan e-money sehingga tidak perlu berputar kembali,” kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X