Kisah Martabak Bangka Segera Dirilis ke Layar Lebar - Kompas.com

Kisah Martabak Bangka Segera Dirilis ke Layar Lebar

Kompas.com - 16/09/2018, 21:58 WIB
Arbi Leo (tengah) dan Eman Pradipta (pakai topi) dengan kru pembuatan film Martabak Bangka di lokasi casting Pantai Batu Bedaun, Kabupaten Bangka.KOMPAS.com/HERU DAHNUR Arbi Leo (tengah) dan Eman Pradipta (pakai topi) dengan kru pembuatan film Martabak Bangka di lokasi casting Pantai Batu Bedaun, Kabupaten Bangka.

BANGKA, KOMPAS.com- Martabak Bangka tentunya sudah tidak asing lagi bagi pecinta kuliner tanah air.

Kisah makanan bertekstur lembut dengan cita rasa manis ini bakal dirilis dalam film layar lebar.

Casting bagi calon pemain pun telah dibuka di kawasan wisata Pantai Batu Bedaun, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung.

Sutradara Eman Pradipta mengatakan, meskipun mengangkat tema "Martabak Bangka", film tersebut bukanlah tayangan kuliner.

Skenario telah dibuat dengan pemeran diambil dari hasil casting di Bangka dan beberapa artis ibu kota.

“Kami ambil namanya Martabak Bangka karena ada sesuatu yang khas ingin diceritakan. Tapi bukan tayangan kuliner,” kata Eman di Pantai Batu Bedaun, Minggu (16/9/2018).

Baca juga: Eksperimen Arief Malinmudo lewat Film Berlatar Budaya

Punggawa film Anak Kos Dodol pada 2015 lalu itu mengungkapkan, Martabak Bangka akan mengambil lokasi syuting di sejumlah daerah di Kepulauan Bangka Belitung dan di Jakarta.

Durasi film diperkirakan 90 sampai 100 menit. 

“Tunggu ya (nanti) ada gala premiere,” ujarnya.

Pengelola Pantai Batu Bedaun yang juga inisiator pembuatan film, Arbi Leo menyebutkan, banyak potensi daerah yang belum terangkat ke layar lebar. Martabak Bangka sendiri diambil, karena sudah menjadi jajanan yang dikenal luas masyarakat, juga mengandung nilai filosofis dan sejarah.

“Martabak Bangka atau Hok Lo Pan ini panjang kisahnya. Soal kehidupan,” ucapnya.

Casting ditaergetkan rampung pada 21 September 2018 yang kemudian dilanjutkan proses produksi hingga akhir tahun.

Kehadiran film Martabak Bangka diharapkan menginspirasi sineas tanah air dalam upaya mempromosikan kearifan lokal, potensi wisata dan budaya masyarakat daerah.

Kompas TV  Film pendek karya anak bangsa berhasil menjadi juara dalam festival film Venice 2018.

 



Close Ads X