Sandiaga Uno: Kita Ditantang Muhammadiyah Hadapi Mafia Impor - Kompas.com

Sandiaga Uno: Kita Ditantang Muhammadiyah Hadapi Mafia Impor

Kompas.com - 16/09/2018, 21:16 WIB
Sandiaga Salahuddin Uno datang ke Medan menemui para pendukungnya, Minggu (16/9/2018)KOMPAS.com / Mei Leandha Sandiaga Salahuddin Uno datang ke Medan menemui para pendukungnya, Minggu (16/9/2018)

MEDAN, KOMPAS.com - Bertemu dengan para pendukungnya di Kota Medan, bakal wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, dirinya bersama Prabowo Subianto akan fokus membenahi ekonomi di Indonesia.

Menurut dia, saat ini kondisi ekonomi Indonesia sedang terpuruk, ditandai dengan harga-harga kebutuhan bahan pokok yang terus naik. Biaya hidup di pemerintahan Presiden Joko Widodo juga semakin tinggi.

"Prabowo-Sandi punya jawaban untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi Indonesia saat ini. Daya beli yang semakin turun, harapannya ada perbaikan dari pemerintahan baru nanti. Dan pengelolaan pasar yang mungkin berpihak pada pedagang kecil," kata Sandi, Minggu (16/9/2018).

Baca juga: Tandatangani Pakta Integritas, Prabowo-Sandiaga Resmi Didukung GNPF

Diungkapkannya, pengurus pusat Muhammadiyah sudah memberikan tantangan untuk menstabilkan, memperbaiki turbulensi ekonomi dan membuka lapangan kerja untuk rakyat.

"Kita ditantang Muhammadiyah, bagaimana keberanian Prabowo-Sandi hadapi mafia impor. Saya bilang, Prabowo itu dikenal kuat, tegas dan mampu. Bersama saya, kami akan menata kembali," ucapnya.

Sandi lalu bercerita soal komitmennya menjaga pluralisme di Indonesia. Baginya pluralisme dan toleransi itu penting di tengah kemajemukan bangsa sehingga harus benar-benar dijaga.

Dirinya mengaku mendapat amanah menjaga pluralisme dari Shinta Nuriyah Wahid, istri Almarhum Presiden Abdurrahman Wahid.

"Komitmen tegas Prabowo-Sandi, itu harga mati. Negara kita kuat karena Bhineka Tunggal Ika, karena keberagamannya," katanya lagi.

Baca juga: Prabowo Kritik Sifat Orang Indonesia yang Terlalu Baik

Sandi memulai aktivitasnya di Medan dengan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Al Jihad di Jalan Abdullah Lubis, Kota Medan. Setelah itu, ia mengikuti jalan sehat bersama emak-emak di Stadion Teladan Medan. Jelang siang, dia menuju Pasar Marelan untuk meresmikan Rumah Pemenangan Prabowo-Sandi.

Menuju rumah pemenangan yang berada di Jalan Kapten Ramadbuddin Gang Jagung, Marelan, itu, Sandiaga menumpangi becak. Dia datang bersama pengurus Partai Gerindra dan masyarakat yang didominasi kaum ibu. Mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini lalu mengajak warga memenangkan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 mendatang.

"Insya Allah akan hadir pemimpin baru, delapan bulan lebih waktu kita memperjuangkannya," pungkasnya.

Kompas TV PKS juga akan memberi sanksi bagi kadernya yang berseberangan dengan putusan Partai.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X