Ibu dan 2 Putrinya Tewas dalam Kebakaran Ruko di Makassar

Kompas.com - 11/09/2018, 10:32 WIB
Tiga korban tewas terpanggang dalam kabakaran yang melalap 2 rumah toko (ruko) yang terletak di Jl Bulukunyi,  Makassar,  Selasa (11/9/2018) subuh. Dankar Kota MakassarTiga korban tewas terpanggang dalam kabakaran yang melalap 2 rumah toko (ruko) yang terletak di Jl Bulukunyi, Makassar, Selasa (11/9/2018) subuh.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Dua rumah toko yang terletak di Jalan Bulukunyi, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, dilalap api, Selasa (11/9/2018) subuh.

Dalam kejadian itu, seorang ibu dan dua anaknya tewas terpanggang di dalam ruko miliknya.

Korban satu keluarga yang terpanggang, yakni Rosmiati (40) dan dua putrinya, Ratih (19) dan Rafika (12). Sementara suami Rosmiati, Abdul Rahim (40) dan putra bungsunya, Raka (2) berhasil selamat lantaran melompat dari lantai 2 ruko setinggi 5 meter.

Menurut informasi yang diperoleh, kedua korban ini berhasil selamat setelah melompat dan langsung ditangkap oleh warga yang berada di bawah depan ruko. Kedua korban selamat ini kini masih mendapatkan perawatan oleh tim medis di RS Bhayangkara, Makassar.


Baca juga: SPBU Campalagian di Polewali Mandar Terbakar, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Kepala Bagian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Muhammad Hasanuddin yang dikonfirmasi mengatakan, dalam kebakaran itu, tiga korban tewas ditemukan terpanggang dalam ruko. Diduga, kebakaran disebabkan arus pendek listrik.

“Sebanyak 10 armada dikerahkan untuk memadamkan api yang melalap 2 ruko di Jalan Bulukunyi. Api berhasil dikuasai, setelah 30 menit petugas memadamkan api,” katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X