Mentan Lepas Ekspor Perdana Bibit Ayam Potong ke Timor Leste

Kompas.com - 07/09/2018, 22:43 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat mengunjungi salah satu peternakan ayam di wilayah Tonjong, Kabupaten Bogor, Rabu (23/11/2016). Kontributor Bogor, Ramdhan Triyadi BempahMenteri Pertanian Amran Sulaiman saat mengunjungi salah satu peternakan ayam di wilayah Tonjong, Kabupaten Bogor, Rabu (23/11/2016).

DENPASAR, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Amran Sulaiman melepas ekspor perdana bibit ayam potong atau dikenal dengan Daily Old Chicken ( DOC) ke Timor Leste pada Kamis (6/8/2018).

Bertempat di area cargo Bandara International Gusti Ngurah Rai, Bali pelepasan ekspor perdana ini ditandai dengan pemecahan kendi dan pengiriman 32.000 ekor DOC.

DOC tersebut dikemas dalam kotak-kotak khusus untuk selanjutnya dikirim ke Timor Leste melalui udara.

Dalam kesempatan itu, Amran Sulaiman mengatakan, pihaknya terus mendorong ekspor komoditas pertanian di saat melemahnya rupiah termasuk dengan mempermudah proses perizinan.

"Gerakan pertanian sekarang nyata mendorong ekspor di saat rupiah melemah," kata Amran.

Baca juga: Mentan Amran: Jangan Persulit Pengusaha!

 

Menurutnya, pada tahun 2017, ekspor hasil pertanian naik 24 persen. Pada 2018, nilai ekspor diharapkan bisa meningkat lebih tinggi.

Selain ekspor DOC, dalam kesempatan itu Amran juga melepas ekspor buah manggis ke China. Buah manggis berasal dari kebun petani di Bali.

"Sekarang petani juga dimudahkan, dulu ekspor buah harus melalui Singapura atau Thailand. Sekarang ekspor ke China sudah langsung tanpa perantara," kata Amran. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Penumpang Sempat Lari Sebelum Helikopter TNI AD Meledak di Kendal

2 Penumpang Sempat Lari Sebelum Helikopter TNI AD Meledak di Kendal

Regional
Bupati Banyumas Wacanakan ASN Wajib Gunakan Sepeda ke Kantor

Bupati Banyumas Wacanakan ASN Wajib Gunakan Sepeda ke Kantor

Regional
Fakta Lengkap Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, Gelar Misi Latihan hingga 4 Orang Meninggal

Fakta Lengkap Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, Gelar Misi Latihan hingga 4 Orang Meninggal

Regional
Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh dan Meledak di Kendal

Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh dan Meledak di Kendal

Regional
Saksi Mata: Helikopter TNI AD Terbang Rendah, Semakin Rendah, Lalu Jatuh

Saksi Mata: Helikopter TNI AD Terbang Rendah, Semakin Rendah, Lalu Jatuh

Regional
Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kendal Bawa 9 Penumpang

Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kendal Bawa 9 Penumpang

Regional
Diguyur Hujan Deras, 4 Kecamatan di Luwu Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, 4 Kecamatan di Luwu Terendam Banjir

Regional
Helikopter Jatuh dan Meledak di Kendal, 5 Luka Berat, 4 Meninggal

Helikopter Jatuh dan Meledak di Kendal, 5 Luka Berat, 4 Meninggal

Regional
Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal

Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal

Regional
Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Terendam Banjir

Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Terendam Banjir

Regional
Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Regional
Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Regional
2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

Regional
Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Regional
Sebelum Tewas Tergeletak di Trotoar, Pria Ini Mengaku Sesak Napas

Sebelum Tewas Tergeletak di Trotoar, Pria Ini Mengaku Sesak Napas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X