Indonesia Punya 3 Reaktor Nuklir yang Belum Dimanfaatkan Secara Optimal

Kompas.com - 07/09/2018, 16:04 WIB
Sejumlah pegawai tengah memeriksa Reaktor Tigra 2000 yang merupakan reaktor nuklir pertama yang dimiliki bangsa Indonesia, berlokasi di Jalan Taman Sari Bandung dan direamikan pada tahun 1965. Reaktor ini berkapasitas 2 MW diperuntukan memproduksi radioisotop dan melakukan analisis dengan Analisis Aktivasi Neutron (AAN) yang bermanfaat dalam melakukan pengujian terhadap sample makanan atau lingkungan. KOMPAS.com/AGIEPERMADISejumlah pegawai tengah memeriksa Reaktor Tigra 2000 yang merupakan reaktor nuklir pertama yang dimiliki bangsa Indonesia, berlokasi di Jalan Taman Sari Bandung dan direamikan pada tahun 1965. Reaktor ini berkapasitas 2 MW diperuntukan memproduksi radioisotop dan melakukan analisis dengan Analisis Aktivasi Neutron (AAN) yang bermanfaat dalam melakukan pengujian terhadap sample makanan atau lingkungan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Teknologi Nuklir belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal, padahal teknologi ini sangat bermanfaat digunakan dalam berbagai bidang, baik untuk kepentingan pengujian sampel penelitian, produksi radiosotop yang berguna di bidang pertanian, kesehatan, industri dan lingkungan.

Namun begitu, belum banyak masyarakat yang mengenal dan paham akan manfaat teknologi nuklir itu sendiri. Sebab stigma radiasi nuklir masih menjadi momok dalam benak masyarakat.

Guna mengoptimalkan fungsi dari reaktor nuklir sebagai lembaga riset, Batan menggunakan strategi jemput bola dengan mengenalkannya kepada masyarakat, khususnya perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta di Indonesia sebagai pemangku kepentingan.

"Sejarahnya reaktor di Bandung dan Jogja ini kerja sama dengan perguruan tinggi, Bandung dengan ITB, Jogja dengan UGM. Dulu memang pengelola itu jadi satu, perguruan tinggi (PT) dan Batan. Tapi karena terpisah, seolah Batan dan PT terpisah," tutur Kepala Batan, Djarot Sulistio Wisnubroto di kantor Batan, Jalan Taman Sari, Kota Bandung, Jumat (7/9/2018).

Dikatakan, pihaknya saat ini ingin menghidupkan kembali kerja sama dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.

"Artinya jangan hanya perguruan tinggi UGM saja tetapi bisa jadi Unpad maupun swasta dan lainnya. Karena mahasiswa tersebut kalau belajar fisika, misalnya, itu bisa belajar langsung ke reaktornya atau teman-teman kimia, teknik mesin, bisa praktik di sini karena ini milik masyarakat bukan swasta. Jadi mereka berhak untuk memakai," pungkasnya.

Baca juga: Temui Wiranto, Batan Bahas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Badan Tenaga Nuklir Nasional sendiri memiliki tiga reaktor riset yang bisa dimanfaatkan masyarakat, yakni reaktor Triga 2000, reaktor Kartini, dan Reaktor serbaguna GA Siwabessy. Ketiga reaktor ini berlokasi di beberapa tempat di Indonesia seperti di Bandung, Jogjakarta, dan Serpong.

Bahkan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, Batan sempat menggelar temu pelanggan untuk mengenalkan pemanfaatan teknologi nuklir dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat.

Reaktor untuk kepentingan riset dimanfaatkan perguruan tinggi sebanyak 50 persen, untuk kesehatan 30 persen, dan sisanya oleh industri serta lainnya.

"Lembaga PT 50 persen, 30 persen kaitan kesehatan untuk produksi obatan, diagnostik. Sisanya industri lingkungan dan lainnya. Manfaatnya banyak memang masih kerasa harus ditingkatkan, perguruan tinggi kita dorong tidak hanya negeri tapi juga swasta bisa manfaatkan ini," katanya.

Baca juga: Temui Wiranto, Batan Bahas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Djarot mengatakan, pihaknya lebih mengunggulkan teknologi nuklir dari sisi manfaat, misalnya untuk pertanian. Ada 23 varietas padi yang sudah diproduksi dengan teknologi nuklir ini.

"Kita sebarluaskan ke petani untuk menunjukkan ini nuklir tidak ada masalah kalau dikelola dengan baik. Jadi pertama promosi, ajak siswa, seminar maupun kita mengunggulkan produk pertanian kita," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X