Raih Medali Emas di Asian Games, Rindi Diangkat Jadi Karyawan PDAM

Kompas.com - 04/09/2018, 16:33 WIB
Menaker Hanif Dhakiri bersama atlet Asian Games 2018 yakni Rindi Sufrianto (panjat tebing), Aries Susanti Rahayu (panjat tebing), dan Aji Bangkit Pamungkas (pencak silat). Ketiga atlet yang menyumbangkan medali emas tersebut merupakan anak mantan pekerja migran. Dok. Humas KemenakerMenaker Hanif Dhakiri bersama atlet Asian Games 2018 yakni Rindi Sufrianto (panjat tebing), Aries Susanti Rahayu (panjat tebing), dan Aji Bangkit Pamungkas (pencak silat). Ketiga atlet yang menyumbangkan medali emas tersebut merupakan anak mantan pekerja migran.

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Atlet Kota Probolinggo yang meraih medali emas di Asian Games 2018, Rindi Sufriyanto langsung diberi pekerjaan oleh Wali Kota Probolinggo Rukmini sebagai karyawan PDAM.

Pekerjaan itu diberikan saat Rindi dipanggil ke rumah dinas oleh wali kota.

Rukmini menyerahkan SK pengangkatan Rindi sebagai karyawan PDAM. Dengan SK ini, Rindi sudah bisa bekerja di PDAM mulai September 2018.

“Juga ada tawaran dari kementerian agar Rindi bisa menjadi CPNS. SK ini dibuat agar ada ikatan antara Rindi dengan Kota Probolinggo. Nanti terserah Rindi mau pilih yang mana. Saya berpesan, Rindi semangatnya jangan sampai luntur,” kata Rukmini, Selasa (4/9/2018).

Menurutnya, bonus itu memang pantas bagi atlet yang mengharumkan nama daerah.

“Alhamdulillah perjuangannya tidak sia-sia. Pemkot Probolinggo tidak diam saja melihat prestasi Rindi. Sebelum bertanding, Rindi kita sambangi di Palembang. Dan, langsung dapat emas,” ujar Rukmini.

Baca juga: Tiba di Bandara Adisutjipto, Tim Panjat Tebing Indonesia Diserbu Permintaan Selfie

Nantinya jika memang Rindi resmi menjadi pegawai tidak tetap (PTT), pihaknya akan mendorong ikut proses menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). “Nantinya kita kerja sama dengan Kemenpora, harapannya bisa lolos,” ujarnya.

Pihaknya juga tengah berusaha untuk menyediakan papan panjat standar internasional yang saat ini masih dalam proses lelang.

“Untuk pembangunan papan panjat, saya minta kepala Disdikpora (Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga) untuk segera ditindaklanjuti,” imbuh Rukmini.

Kepala Disdikpora Mochammad Maskur menyatakan, anggaran untuk pembangunan papan panjat sudah tersedia, namun hingga saat ini memang masih terkendala dengan pihak rekanan.

“Anggarannya sudah siap, kita tunggu proses lelang untuk menentukan rekanan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan agar tidak salah langkah. Jika proses tersebut rampung, pembangunan direncanakan membutuhkan waktu tiga bulan,” tukasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X