Cerita Petugas KPK Geledah PN Medan hingga Subuh dan Barang yang Disita

Kompas.com - 30/08/2018, 18:29 WIB
KPK menggeledah ruang kerja ketua dan wakil ketua PN Medan, Kamis (30/8/2018) Kompas.com/Mei LeandhaKPK menggeledah ruang kerja ketua dan wakil ketua PN Medan, Kamis (30/8/2018)

MEDAN, KOMPAS.com - Humas PN Medan Erintuah Damanik mengatakan bahwa empat penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah berada di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (29/8/2018) menjelang tengah malam.

Kamis (30/8/2018) sore, mereka belum juga selesai menggeledah ruang kerja Ketua dan Wakil Ketua PN Medan hingga lepas waktu subuh. Segel yang menghiasi semua ruang kerja lalu dilepas satu per satu.

Baca juga: Sebelum Terkena OTT KPK, Ketua PN Medan Dipromosikan Jadi Hakim Tinggi

Erintuah mengatakan, petugas KPK masih berada di ruang Ketua PN untuk meminta berkas dan dokumen terkait perkara terpidana Tamin Sukardi.

"Itu diperlukan untuk jadi barang bukti dalam kasus OTT KPK kemarin," katanya, Kamis (30/8/2018). 

Menurut dia, yang jadi target penggeledahan adalah ruangan Ketua PN Medan Marsudin Nainggolan, Wakil Ketua PN Medan Wahyu Prasetyo Wibowo dan Hakim Sontan Marauke, serta ruang terduga penerima suap yaitu Hakim Ad Hoc Merry Purba dan Panitera Pengganti Helfandi.

Baca juga: Diduga Terlibat OTT Ketua PN Medan, Terpidana Tamin Sukardi Diperiksa KPK

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihaknya telah memanggil Panitera Muda Tipikor Wahyu Wibowo untuk membuat fotokopi dari berkas-berkas yang diperlukan. Erintuah menuturkan, ada 30 bundelan dokumen dan beberapa barang elektronik yang dibawa oleh KPK.

"Ada salinan elektronik, ponsel, alat penyimpan data elektronik dan satu bundel surat keputusan ketua pengadilan," ungkapnya.

"KPK juga menyita surat keputusan khusus tentang penunjukan hakim majelis, tentang penetapan majelis hakim tetap dan panitera pengganti. Semuanya dari meja ketua PN Medan," sambung Erintuah.

Baca juga: Unggah Foto Jokowi-Mega dengan Logo PKI, Seorang Guru Jadi Tersangka

Dia lalu menjelaskan, sewaktu tertangkap OTT KPK, Selasa (28/8/2018), Ketua PN Medan Marsudin Nainggolan berstatus dimintai keterangan sesuai surat penyelidikan terkait penetapan majelis hakim perkara Tamin Sukardi.

"Bukan seperti yang diberitakan karena OTT, " ungkap Erintuah.

Saat ini, lanjut dia, Ketua PN Medan sudah kembali bertugas. Sementara itu, dari pihak Badan Pengawas Daerah Mahkama Agung (Bawas-MARI) Republik Indonesia masih melakukan pemeriksaan terhadap para hakim.

"Terkait kejadian dan kode etik hakim di lembaga peradilan Medan," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.