Jokowi: Presiden Disuruh Akrobat Seperti Itu, Ya Gila Bro

Kompas.com - 29/08/2018, 16:42 WIB
Presiden Joko Widodo saat berpidato di pembukaan  Kongres Mahasabha XI KMHDI (Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia) di Hotel The Rich, Yogyakarta, Rabu (29/08/2018) KOMPAS.com / Wijaya KusumaPresiden Joko Widodo saat berpidato di pembukaan Kongres Mahasabha XI KMHDI (Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia) di Hotel The Rich, Yogyakarta, Rabu (29/08/2018)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo mengaku heran ada yang memperdebatkan video menunggang sepeda motor gede di pembukaan Asian Games 2018. Kontroversi itu yakni seputar pemeran dalam adegan cukup berbahaya itu.

Jokowi mengatakan, video tersebut merupakan sebuah hiburan untuk meramaikan acara pembukaan Asian Games 2018.

"Ini kan tontonan, ini kan hiburan untuk pembukaan dan itu yang mengurus EO (event organizer), yang punya ide-ide," ujar Jokowi saat berpidato di pembukaan Kongres Mahasabha XI Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) di Hotel The Rich, Yogyakarta, Rabu (29/08/2018).

Ia mengatakan, tidaklah mungkin seorang presiden melakukan aksi naik sepeda motor gede melewati jalanan hingga jumping seperti di video pembukaan Asian Games 2018 lalu.

"Ya, masak saya suruh main sendiri seperti itu, logikanya Presiden suruh jumping seperti itu, yang bener aja lah," ucapnya disambut riuh tepuk tangan semua hadirin yang hadir.

Baca juga: Netizen Heboh Bahas Aksi Stuntman di Pembukaan Asian Games, Apa Kata Jokowi?

Presiden Jokowi menceritakan, sekitar satu setengah tahun yang lalu, ia didatangi oleh Wishnutama. Di pertemuan tersebut Jokowi ditawari untuk bermain di acara pembukaan Asian Games 2018. Tawaran itupun disetujui oleh Presiden.

"Saya diberi alternatif saat itu, yang biasa, agak ekstrem dan ekstrem. Saya terus pilih yang ekstrem. Ya, sekali lagi presiden disuruh akrobat seperti itu, ya gila bro, ya enggaklah," katanya.

"Kan ditampilkan warna-warni budaya yang kita miliki, di situ diselipkan saya naik sepeda motor. Problemnya sebetulnya bukan di naik sepeda motornya, yang diurus kok yang

Kompas TV Simak dalam Kompas Petang berikut ini.


sebetulnya enggak perlu diurus, masalah stuntman," tegasnya.

Baca juga: Romahurmuziy: Aneh Kalau Jokowi Tak Pakai Stuntman

Sementara itu, acara pembukaan Kongres Mahasbha diramaikan berbagai penampilan budaya di Indonesia, mulai dari tarian, busana daerah hingga lagu daerah.

Selain itu, ditampilkan sebuah video ketika Presiden Jokowi menunggangi sepeda motor gede (moge) menuju Gelora Bung Karno tempat acara pembukaan Asian Games 2018 diselenggarakan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Regional
Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Regional
Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Regional
8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

Regional
Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Regional
Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Regional
Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Regional
Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Regional
8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

Regional
Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Regional
Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Regional
Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Regional
Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Regional
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Regional
Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X