PMI Bukittinggi Kirim Satu Ton Rendang ke Lombok - Kompas.com

PMI Bukittinggi Kirim Satu Ton Rendang ke Lombok

Kompas.com - 26/08/2018, 21:18 WIB
Ilustrasi Rendang PadangMielPhotos2008 Ilustrasi Rendang Padang

PADANG, KOMPAS.com - Seakan tak mau ketinggalan, masyarakat Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, ramai-ramai mengumpulkan daging Idul Adha untuk dijadikan satu ton rendang.

Daging yang terkumpul hingga 750 Kg ini merupakan inisiatif PMI Kota Bukittinggi.

Rencananya daging yang sudah diolah menjadi rendang akan dikirim ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Rencananya Selasa (28/8/2018) mendatang, rendang ini akan kami kirim ke Lombok melalui jalur darat," ucap Ketua PMI Bukittinggi Chairunnas, Minggu (26/8/2018).

Baca juga: Universitas Andalas Kirim Tim Trauma Healing dan Ahli Konstruksi ke Lombok

Proses mengolah daging ini sendiri sudah dimulai Jumat (24/8) lalu.

PMI Bukittinggi dibantu ibu-ibu PKK dari Jorong Galuang Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam akan terus berupaya agar randang ini selesai pada Senin (27/8) besok.

PMI juga menyediakan 3.000 butir kelapa beserta ubi dan bumbu lainnya untuk pembuatan randang ini.

"Ini adalah gerakan spontan. Dipilihnya Galuang karena mereka segera menanggapi dan daerah ini juga terkenal dengam cita rasa rendang yang nikmat," ucap Chairunnas.

Baca juga: Dana Santunan Korban Jiwa Akibat Gempa di Lombok Mencapai Rp 8,34 Miliar

Tak hanya rendang, PMI juga akan mengirim peralatan sekolah dan sarana ibadah dalam bentuk 1.000 meter sajadah.

"Kami harapkan bantuan ini sampai dalam lima hari dan bisa dinikmati masyarakat yang menjadi korban gempa," ucap Chairunnas.


Terkini Lainnya

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Regional
Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk 'Video Game'

Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk "Video Game"

Internasional
Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Regional
Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku 'Paradoks Indonesia' Versi Braile

Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku "Paradoks Indonesia" Versi Braile

Nasional
'Ngamuk' dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

"Ngamuk" dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

Internasional
Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Nasional
Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Internasional
Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Nasional
Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Megapolitan
PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

Nasional
Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Internasional
Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus 'Vlog Idiot'

Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus "Vlog Idiot"

Regional
Pembunuh Sopir Taksi 'Online' di Tangerang adalah Kakak Beradik

Pembunuh Sopir Taksi "Online" di Tangerang adalah Kakak Beradik

Megapolitan
Sekjen PSI: Laporan terhadap Grace Natalie Tak Masuk Akal

Sekjen PSI: Laporan terhadap Grace Natalie Tak Masuk Akal

Nasional
Istri Sopir Taksi 'Online' Korban Perampokan: Ikhlaskan Papa ya Nak...

Istri Sopir Taksi "Online" Korban Perampokan: Ikhlaskan Papa ya Nak...

Regional

Close Ads X