Risma Berencana Sekolahkan Supriadi, Gelandang Timnas U-16, ke Liverpool

Kompas.com - 13/08/2018, 13:50 WIB
Wali kota Surabaya Tri Rismaharini KOMPAS.com/ACHMAD FAISALWali kota Surabaya Tri Rismaharini

SURABAYA, KOMPAS.com — Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengapresiasi prestasi Muhammad Supriadi, gelandang Timnas U16 yang sukses mengantar Timnas U-16 sebagai juara Piala AFF 2018. Risma berencana mengirim warganya itu untuk sekolah sepak bola di Liverpool.

"Supriadi akan kami kirim ke Liverpool untuk sekolah sepak bola. Agendanya menyesuaikan jadwal dia mengikuti latihan di timnas," kata Risma, Senin (13/8/2018).

Menurutnya, sekolah sepak bola tersebut bukan bagian dari klub Liga Inggris Liverpool, melainkan sebuah sekolah sepak bola tertua di Kota Liverpool.

"Biar dilatih dulu skill dan mentalnya agar nanti bisa lebih profesional," terang Risma.

Baca juga: Lantunan Shalawat Bergema di Rumah si Kembar Bagas-Bagus saat Timnas U-16 Juarai AFF

Muhammad Supriadi adalah warga asli Surabaya. Dia tinggal di Jalan Kedung Asem, Kecamatan Rungkut, Surabaya.

Pemkot Surabaya, menurut Risma, memiliki pos anggaran khusus untuk menyekolahkan Supriadi dan 10 pemain sepak bola muda asal Surabaya yang dianggap berprestasi.

Dengan bekal pendidikan sepak bola profesional, Risma berharap Supriadi nantinya tidak hanya bisa berkarier di dalam negeri. "Klub-klub asing nantinya bisa melirik Supriadi," ujar Risma.

Seperti diberitakan, Tim Garuda Muda Indonesia berhasil mengalahkan Timnas Thailand dalam laga final Piala AFF di Gor Delta Sidoarjo, Sabtu (11/8/2018) malam lalu. Timnas Indonesia menang lewat adu penalti dengan skor 4-3. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Regional
LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

Regional
Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Regional
PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

Regional
16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani 'Rapid Test'

16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani "Rapid Test"

Regional
Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa Nyambi Kerja

Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa Nyambi Kerja

Regional
Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Regional
Polisi Selidiki Ambruknya Atap IGD Rumah Sakit Ciamis, Ambil Sampel dari TKP

Polisi Selidiki Ambruknya Atap IGD Rumah Sakit Ciamis, Ambil Sampel dari TKP

Regional
Polisi Temukan 6 Bom Molotov Saat Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Makassar

Polisi Temukan 6 Bom Molotov Saat Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Makassar

Regional
Kasus Positif Covid di Jambi Tembus 1.000 dan 21 Orang Meninggal

Kasus Positif Covid di Jambi Tembus 1.000 dan 21 Orang Meninggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X