Begini Awal Mula Terbongkarnya Misteri Penculikan Hasni Selama 15 Tahun

Kompas.com - 07/08/2018, 12:10 WIB
Korban Hasni tiap pukul 04.00 Wita dibawa ke cela bebatuan ini, dan pukul 19.00 Wita korban dibawa lagi ke pondok belakang tersangka. Dokumentasi Polres TolitoliKorban Hasni tiap pukul 04.00 Wita dibawa ke cela bebatuan ini, dan pukul 19.00 Wita korban dibawa lagi ke pondok belakang tersangka.

KOMPAS.com - Keberhasilan Polres Tolitoli mengungkap kasus orang hilang selama 15 tahun cukup mengejutkan. Pihak polres mengakui, mendapatkan keterangan dari warga untuk mengungkap kasus tersebut.

Kapolres Tolitoli M Iqbal Alqudusy membeberkan bagaimana misteri kasus penculikan Hasni kemudian terungkap kepada media, Senin (6/8/2018).

Menurut dia, kasus ini terungkap lantaran saudara korban ternyata merupakan menantu pelaku penculikan, yakni seorang dukun bernama Jago. Saudara korban ini tinggal dengan suaminya di dekat rumah Jago.

"Di kompleks rumah itu ada dua rumah. Yang satu ditinggali tersangka dengan istrinya, dan yang lain ditinggali anaknya dengan istrinya, yang adalah saudara Hasni," ungkap Kapolres Iqbal Alqudusy, seperti dikutip dari Tribun-Video.com.

Baca juga: Misteri Penculikan Hasni Selama 15 Tahun, Dicuci Otak hingga Jadi Budak Seks Dukun

"Awalnya, tersangka hendak menurunkan ilmunya ke keturunan-keturunannya, termasuk Hasni, tetapi istrinya tidak setuju. Akhirnya rahasia yang selama ini disimpan dibongkar," lanjut Kapolres Iqbal.

Akan ada tersangka baru

Selanjutnya, pekerjaan rumah Polres Tolitoli adalah mendata siapa saja yang sudah tahu bahwa Hasni selama ini disembunyikan Jago. Artinya, besar kemungkinan ada sejumlah tersangka lain yang akan turut terungkap.

"Sangat memungkinkan nanti akan muncul tersangka-tersangka baru," lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perempuan bernama Hasni (28) ditemukan selamat setelah dikabarkan hilang pada 2003 silam atau setelah 15 tahun.

Hasni ditemukan di celah batuan besar di atas gunung oleh anggota Polsek Dakopamean Polres Tolitoli, di Desa Bajungan, Kecamatan Galang, Tolitoli, Minggu (5/8/2018).

Baca juga: Mengapa Hasni Baru Ketemu Setelah Hilang 15 Tahun? Berikut 4 Fakta Seputar Kasus Ini

Kapolres Tolitoli AKBP M Iqbal Alqudusy mengatakan, korban Hasni dapat ditemukan berdasarkan keterangan dari keluarga korban.

Sayangnya, saat ditemukan Hasni dalam kondisi linglung dan saat ini mendapat pendampingan dari Dinas Sosial Tolitoli.

Karena linglung, Hasni minta dikembalikan ke celah bebatuan tempatnya selama ini disembunyikan.

Sementara itu, pelaku penyekapan, yakni Jago (83), sudah diamankan polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Jago telah mengakui memperdaya Hasni dengan akal-akalan bahwa ada jin bernama Amrin yang menyukainya. Dengan akal-akalan itu Jago menjadikan Hasni sebagai budak seks.

Baca juga: 15 Tahun Disembunyikan di Celah Bebatuan, Hasni Jadi Korban Praktik Dukun

Dalam penangkapan Jago, polisi mengamankan beberapa barang bukti dari sela-sela batu tempat Hasni disembunyikan.

Barang bukti tersebut yakni peralatan tidur, papan, bantal dari karung, parang, sesajen, dan tengkorak. Temuan tengkorak tersebut tengah didalami kepolisian apakah tengkorak manusia atau hewan.

Atas tindakannya, pelaku Jago dijerat pasal berlapis UU No 35 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak.

Saat ini kepolisian tengah mencarikan ustaz untuk melakukan rukiah terhadap Hasni.

Berita ini sudah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Ungkap Awal Mula Terbongkarnya Kasus Penyekapan Hs Selama 15 Tahun hingga Diperdaya Dukun pada Senin (6/8/2018)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X