Abdul Somad Diusulkan Jadi Cawapres Prabowo, Ini Kata Fahri Hamzah

Kompas.com - 01/08/2018, 16:13 WIB
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/7/2018). Reza JurnalistonWakil Ketua DPR Fahri Hamzah saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

MATARAM, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyatakan bahwa Ustaz Abdul Somad memang memiliki ikatan yang kuat dengan umat Muslim.

Oleh karena itu, dia dinilai bisa menjadi kandidat kuat sebagai calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2019.

"Ustaz Abdul Somad itu memang jangkar orang Islam yang paling kuat. Kuat dalam pengertian popularitasnya bisa menciptakan histeria di pemilih Muslim khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Khususnya masyarakat Melayu," katanya seusai menyerahkan bantuan pimpinan dan anggota DPR RI bagi korban gempa di Lombok Timur, Rabu (1/8/2018).

Baca juga: Ustaz Abdul Somad: Doakan Saya Istiqomah Jadi Ustaz Sampai Mati...

Sebelumnya, Forum Ijtima Ulama yang digagas Gerakan Nasional Pengawal Fatwa merekomendasikan ulama asal Riau itu menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo.

Namun, lanjut dia, persoalan apakah Ustaz Abdul Somad mau menerima pinangan itu atau tidak kembali kepada dirinya.

"Itu terserah dia. Kalau dia menganggap harus menjadi jangkar itu sanggup menjalankan amanah itu, ya silakan," katanya.

Baca juga: [FAKTA] Foto Viral Spanduk Prabowo Salah Cetak Bergeraklah Merebut Kenangan

Fahri mengembalikan lagi kepada kemampuan dari Ustaz Abdul Somad untuk menjadi cawapres.

"Tetapi sekali lagi kembali kepada kemampuannya," katanya.

Dia menyebutkan, sebenarnya yang ditawarkan untuk menjadi cawapres untuk Prabowo Subianto itu ada sembilan orang.

"Dari sembilan itu memang ada jago-jagonya. Yang (popularitasnya) mendekati Ustadz Abdul Somad itu. Yang menciptakan histeria di bawah itu, namanya, Anies Matta," katanya.

Namun, Fahri Hamzah heran karena nama Anis Matta tidak dimasukkan dalam daftar forum.

"Itu yang aneh, namanya tidak dimasukkan dalam ijtima ulama," katanya.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Diminta Lebih Empati kepada Korban Banjir

Ridwan Kamil Diminta Lebih Empati kepada Korban Banjir

Regional
Rumah Kos di Bandung Digerebek,  Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Rumah Kos di Bandung Digerebek, Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Regional
Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Regional
Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Regional
5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

Regional
Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Regional
Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Regional
Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Regional
Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Regional
Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Regional
Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Regional
Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Regional
22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

Regional
Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X