Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

59 Mahasiswa Jadi Korban Pungli, Pelaku Kena OTT Polisi

Kompas.com - 27/07/2018, 17:54 WIB
Idon Tanjung,
Reni Susanti

Tim Redaksi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sebanyak 59 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis, Riau, menjadi korban pungutan liar (pungli) uang semester.

Pelaku berhasil ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT).

"Satu pelaku sudah diamankan tim saber pungli Polres Bengkalis. Pelaku berinisial DM (36) salah satu honorer staf administrasi (STAIN)," ungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Jumat (27/7/2018).

Sunarto menjelaskan, pelaku terkena OTT tim saber pungli Polres Bengkalis, Rabu (25/7/2018) sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca juga: OTT, KPK Amankan Bupati Lampung Selatan

Selain menangkap pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa uang dan kwitansi.

"Total uang yang diamankan Rp 18,9 juta, kemudian satu lembar kwitansi pembayaran uang semester atas nama mahasiswa Arya Satya Gunawan," kata Guntur.

Barang bukti yang diamankan berupa uang tunai Rp 17,4 juta dari 58 mahasiswa. Di mana pelaku meminta uang Rp 300.000 per mahasiswa.

Kemudian, uang tunai Rp 1,5 juta untuk pembayaran yang semester ganjil 2018 atas nama mahasiswa Arya Satya Gunawan.

Baca juga: KPK Tangkap 12 Orang dalam OTT di Lampung Selatan

Narto menyebutkan, modus pungli yang dilakukan DM dengan meminta kelebihan pembayaran uang semester sebesar Rp300.000.

"Berdasarkan ketentuan, mahasiswa hanya membayar Rp 1,2 juta. Tetapi pihak STAIN menerima kelebihan pembayaran yang diminta kepada mahasiswa sebesar Rp 300.000 per mahasiswa," jelas Narto.

Dia menambahkan, kasus pungli di STAIN Bengkalis masih dilakukan pengembangan.

Kompas TV Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan operasi tangkap tangan di Lampung Selatan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com