Buntut Perusakan Stadion Jakabaring, Manajemen Sriwijaya FC Akan Diperiksa

Kompas.com - 25/07/2018, 16:04 WIB
Suporter Sriwijaya FC ricuh dan merusak bangku stadion glora Jakabaring Palembang, saat melawan Arema FC, Sabtu (21/7/2018) KOMPAS.com/ Aji YK PutraSuporter Sriwijaya FC ricuh dan merusak bangku stadion glora Jakabaring Palembang, saat melawan Arema FC, Sabtu (21/7/2018)

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kasus rusaknya fasilitas Asian Games di stadion Glora Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, berbuntut panjang.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, seluruh venue di kompleks Jakabaring Sport City (JSC) seharusnya sudah steril dari seluruh aktivitas demi menyambut Asian Games.

Baca juga: Pelaku Perusakan Stadion Jakabaring Menangis di Kantor Polisi

Namun, dia pun sempat bingung saat Sriwijaya FC menggunakan lapangan Stadion Gelora Jakabaring untuk pertandingan melawan Arema FC hingga menimbulkan kerusakan.

“Saya sudah menyampaikan kepada Kasatreskrim dan Kapolresta Palembang, pihak manajemen juga harus dimintai keterangan, baik dari Sriwijaya FC maupun manajemen PT JSC. Setahu saya itu tidak boleh lagi digunakan untuk fasilitas selain Asian Games,” kata Zulkarnain, Rabu (25/7/2018).

Dia mengaku sempat mencoba meminjam dining hall di Wisma Atlet pada April dan Mei 2018 lalu melalui surat resmi untuk digunakan sebagai tempat pendaftaran calon bintara. Namun, permintaan itu ditolak karena lokasi seluruh kawasan kompleks Jakabaring sudah steril dari kegiatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Artinya apapun kegiatan di sana (komplek JSC) mestinya untuk Asian Games. Tetapi ini kenapa untuk liga masih boleh, masih banyak lapangan yang lain. Artinya saya juga minta pertanggungjawaban mereka (pengelola JSC). Saya tidak main-main. Kalau itu memang boleh ya silakan. Tetapi kalau tidak boleh, siapa yang memaksanya itu? Dia tanggung jawab juga dong. Saya harap itu fasilitas untuk Asian Games kami gunakanlah dulu untuk Asian Games, jadi jangan untuk yang lain,” ujarnya.

Baca juga: Gubernur Alex: Fasilitas Asian Games di Jakabaring Dirusak, Memalukan Sumsel

Jikapun ada kelalaian dari pihak manajemen ataupun Sriwijaya FC, mereka dapat diancam dengan pasal 55-56 KUHP tentang ikut serta atau ikut membantu terjadinya tindakan kriminal.

“Jika terbukti bisa dikenakan pidana. Siapa pun itu, baik manajemen Sriwijaya FC maupun PT JSC sebagai pengelola,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.