Napi Kasus Pembunuhan Tewas di Ruang Tahanan Khusus Lapas Polewali

Kompas.com - 14/07/2018, 09:55 WIB
Ilustrasi tewas.Shutterstock Ilustrasi tewas.

MAMASA, KOMPAS.com – Rendang alias Bembe Arruang, seorang narapidana yang barus saja dipindahkan dari Lapas Mamasa ke Lapas Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ditemukan tewas di ruang isolasi khusus tahanan lapas tersebut, Jumat (13/7/2018).

Hingga kini, belum diketahui penyebab kematian narapidana kasus pembunuhan tersebut. 

Kepala Lapas Kelas II B Polewali Mandar, Haryoto mengatakan, Bembe telah beberapa kali dipindahkan dari Lapas Polewali Mandar ke Lapas Mamasa dan sebaliknya, lantaran berulang kali berusaha melarikan diri dari lapas.

Baca juga: Tahanan Tewas di Rutan Rembang, Polisi Periksa 9 Saksi

“Yang bersangkutan ini sudah sering kali berupaya kabur dari Lapas Mamasa maupun Polewali. Dia terlibat kasus pembunuhan," kata Haryoto.

Bembe diketahui divonis 10 tahun penjara atas kasus pembuhunan terhadap warga di Kabupaten Mamuju, beberapa waktu lalu.

Polisi masih menunggu hasil visum dari rumah sakit guna mengetahui penyebab pasti kematian Bembe.

Baca juga: Ombudsman: Ada Maladministrasi dalam Kasus Tahanan Tewas di Sel Polres Cirebon 

Sejumlah kerabat yang mengetahui Bembe tewas berdatangan dari Mamasa ke rumah sakit tempat Bembe divisum.

Kerabat menggelar doa bersama sebelum jenazah Bembe dibawa ke kampung halamannya menggunakan mobil ambulans.


Terkini Lainnya

Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Nasional
Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Regional
Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Regional
Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Internasional
Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Nasional
Masih Bingung Pilih Calon Pemimpin? Saksikan 'KandidatFest'!

Masih Bingung Pilih Calon Pemimpin? Saksikan "KandidatFest"!

Nasional
26 Maret 1885, Kremasi Dilegalkan di Inggris

26 Maret 1885, Kremasi Dilegalkan di Inggris

Internasional
Tak Laporkan Dana Kampanye, 4 Parpol di Ngada Flores Didiskualifikasi dari Pileg 2019

Tak Laporkan Dana Kampanye, 4 Parpol di Ngada Flores Didiskualifikasi dari Pileg 2019

Regional
Ini Tarif Baru Ojek Online di Sumatera, Jawa dan Bali Mulai Mei 2019

Ini Tarif Baru Ojek Online di Sumatera, Jawa dan Bali Mulai Mei 2019

Regional
Transjakarta ke Pondok Cabe dan UI Diminati Masyarakat, tapi Terkendala Macet

Transjakarta ke Pondok Cabe dan UI Diminati Masyarakat, tapi Terkendala Macet

Megapolitan
Ratna Sarumpaet Keluhkan Kondisi Tahanan Polda Metro Jaya

Ratna Sarumpaet Keluhkan Kondisi Tahanan Polda Metro Jaya

Megapolitan
Mulai April 2019, Alat Perekam Transaksi 'Online' Digunakan di Kepulauan Riau

Mulai April 2019, Alat Perekam Transaksi "Online" Digunakan di Kepulauan Riau

Nasional
MRT Sasar Pekerja di Sudirman-Thamrin

MRT Sasar Pekerja di Sudirman-Thamrin

Megapolitan
Ayah Korban Penembakan Massal SD Sandy Hook Tewas, Diduga Bunuh Diri

Ayah Korban Penembakan Massal SD Sandy Hook Tewas, Diduga Bunuh Diri

Internasional
Moeldoko Sebut Bencana di Lombok dan Papua Masih Jadi Urusan Pemerintah Daerah

Moeldoko Sebut Bencana di Lombok dan Papua Masih Jadi Urusan Pemerintah Daerah

Regional

Close Ads X